Diobati atau Amputasi: Trump dan Hahu

Dunia berduka menumpahkan air mata dan darah. Pagi-pagi 28 Februari, Isra3ll-US mem-bom sekolah putri di Teheran menewaskan tidak kurang 165 siswa, pendidik, dan warga sekitar; menyebabkan pemimpin tertinggi Iran mati syahid di usia 86 tahun Ayatullah Ali Khamenei.

Iran membalas dengan serangan misil balistik dan drone sehingga terjadi saling serang sampai 8 Maret 2026 ini; mungkin masih berlanjut saling serang dalam beberapa pekan ini.

Tidak manusiawi dan tidak ada justifikasi bagi Hahu dan Trump untuk menyerang negara berdaulat Iran. Hahu dan Trump memang biadab. Mereka adalah penyakit dunia ini; perlu diobati atau amputasi.

1. Kemanusiaan
2. Justifikasi – Pembenaran
3. Solusi

Untuk kemudahan analisis kita bisa membuat matrik manusiawi vs justifikasi: (00) tidak manusiawi dan tidak ada justifikasi; (01) tidak manusiawi tapi ada justifikasi; (10) manusiawi tapi tidak ada justifikasi; (11) manusiawi dan justifikasi.

1. Kemanusiaan

Kemanusiaan yang adil dan beradab adalah dasar dari kemanusiaan. Tindakan manusiawi adalah tindakan yang baik. Anda menolong fakir miskin adalah manusiawi. Orang yang membentak anak yatim adalah tidak manusiawi.

Anda mengobati orang sakit adalah manusiawi. Orang yang melukai orang lain adalah tidak manusiawi. Orang menge-bom sekolah adalah tidak manusiawi. Perilaku manusiawi adalah beradab; tidak manusiawi adalah biadab.

2. Justifikasi – Pembenaran

Justifikasi adalah pembenaran atau argumen yang bisa diterima akal sehat. Anda makan nasi Padang nikmat adalah bisa dijustifikasi karena Anda sudah membelinya nasi Padang itu di warung sebelah. Orang diam-diam mencuri nasi Padang untuk dimakan adalah tidak bisa dijustifikasi; pencurian adalah tidak bisa dijustifikasi.

(11) manusiawi dan justifikasi

Anda bersedekah nasi Padang untuk tetangga yang miskin adalah manusiawi dan justifikasi. Manusiawi karena nasi Padang membantu fakir miskin dari derita kelaparan. Dijustifikasi karena Anda membeli nasi Padang itu menggunakan uang hasil kerja halal Anda.

Pengeboman oleh Isra3ll-US adalah tidak manusiawi dan tidak justifikasi.

(10) manusiawi tapi tidak justikasi

Raden Sahid dan Robinhood adalah contoh pahlawan manusiawi tapi tidak ada justifikasi. Sahid (Sunan Kalijaga muda) memakai topeng mencuri beras, bahan makanan, dan uang dari orang-orang kaya. Kemudian, ia membagikan beras itu kepada fakir miskin yang lebih membutuhkan.

Tindakan Sahid ini adalah manusiawi yaitu membantu fakir miskin. Tetapi caranya, mencuri dari orang kaya, adalah tidak bisa dijustifikasi secara aturan hukum.

Batman adalah pahlawan fiksi pembela kebenaran dan rela berkorban tetapi sering melanggar aturan hukum; karena, aturan hukum justru sering tidak mampu menangkap para penjahat; penjahat itu adalah mafia hukum yang memainkan hukum.

Dalam kitab suci, dikisahkan Nabi Khidir mengajari Nabi Musa. Khidir melakukan tindakan manusiawi yaitu menyelamatkan perahu nelayan lemah; dengan cara yang tidak bisa dijustifikasi yaitu dengan melubangi perahu itu sehingga cacat. Nabi Musa bertanya: apa justifikasi melubangi perahu nelayan lemah? Saat itu, tidak ada justifikasi.

(01) Tidak manusiawi tapi ada justifikasi

Apakah ada? Ada. Seorang nenek mengambil kayu bakar di hutan. Nenek itu manusiawi; sudah hidup 70 tahun lebih dan mengambil kayu bakar dari hutan warisan turun-temurun para leluhur. Tetapi jaman telah berubah; hutan itu kini dikuasai oleh korporasi raksasa. Nenek ditangkap oleh satpam korporasi lalu diajukan ke pengadilan. Berdasar aturan hukum, hakim memberi vonis kurungan penjara 2 tahun terhadap nenek itu.

Vonis penjara 2 tahun adalah bisa dijustifikasi secara hukum tetapi tidak manusiawi. Problem besar manusia di jaman sekarang adalah mereka mengandalkan justifikasi hukum formal belaka; sementara, sisi manusiawi sering dilupakan.

(00) tidak manusiawi dan tidak ada justifikasi

Jelas harus ditolak: tidak manusiawi dan tidak ada justifikasi. Serangan bom terhadap Iran oleh Trump dan Hahu adalah tidak manusiawi dan tidak ada justifikasi.

Tidak manusiawi karena serangan bom itu menewaskan ratusan orang yang tidak berdosa. Tidak ada justifikasi karena hukum internasional melarang serangan bom kepada negara berdaulat; Trump dan Hahu, mereka melanggar aturan hukum internasional.

3. Solusi

Apa solusi yang tersedia? Solusinya: Trump dan Hahu perlu diobati andai bisa. Kadang perlu amputasi di beberapa bagian.

Bagaimana menurut Anda?

Trump berjuang membangun opini untuk justifikasi; berusaha menggeser dari (00) tidak manusiawi dan tidak ada justifikasi agar menjadi (01) tidak manusiawi tetapi ada justifikasi. Andai berhasil, Trump tetap tidak manusiawi; sehingga tetap perlu ditolak. Barangkali justifikasi akan bertambah berupa dukungan dari negara sekutu mereka. Hanya saja, justifikasi tidak bisa mengubah yang biadab agar menjadi beradab.

Yang paling utama adalah kemanusiaan yang adil dan beradab. Adil dulu, beradab dulu, baru kemudian memikirkan justifikasi.

Mari kita coba memahami justifikasi oleh Trump dan Hahu. Mereka menuduh Iran mengembangkan senjata nuklir. Tuduhan ini tidak terbukti. Sehingga justifikasi Trump gagal.

Tuduhan lain adalah Iran sebagai dalang terosis; tetapi tidak terbukti juga sehingga bisa ditolak.

Tuduhan terbaru adalah Iran mengembangkan misil balistik dan akan menyerang Isra3ll dan usa. Tuduhan ini campur aduk. Memang benar, Iran mengembangkan misil balistik tetapi mengembangkan misil balistik adalah hak masing-masing negara. Jadi Iran tidak salah dalam hal misil balistik untuk pertahanan mereka.

Iran akan menyerang Isra3ll dan usa adalah tuduhan yang mengada-ada. Iran tidak pernah memulai serangan balistik dalam kasus ini. Jadi justifikasi Trump Hahu gagal lagi.

Tetapi kita bisa memahami justifikasi dari psikologi Trump. Jika Trump menjadi presiden Iran atau pemimpin tertinggi maka apa yang akan dilakukan dengan misil balistik oleh Trump? Dugaannya: Trump akan menyerang Isra3ll dengan balistik itu. Dengan ilusi cermin psikologi diri ini Trump yakin bahwa Iran akan menyerang.

Kita tahu, kebenarannya, pemimpin Iran bukanlah Trump; bukan pula Hahu. Jadi, pemimpin Iran dalam realitas tidak pernah menyerang Isra3ll atau negara lain.

PBB diharapkan bisa mengobati Trump dan Hahu. Tampaknya, harapan itu sangat kecil karena veto milik usa. Harapan besar adalah pada hati nurani warga usa untuk memakzulkan Trump. Sulit tetapi bisa.

Diterbitkan oleh Paman APiQ

Lahir di Tulungagung. Hobi: baca filsafat, berlatih silat, nonton srimulat. Karena Srimulat jarang pentas, diganti dengan baca. Karena berlatih silat berbahaya, diganti badminton. Karena baca filsafat tidak ada masalah, ya lanjut saja. Menyelesaikan pendidikan tinggi di ITB (Institut Teknologi Bandung). Kini bersama keluarga tinggal di Bandung.

Tinggalkan komentar