Ontologi Fundamental: Principia Realita

Ontologi adalah kajian being qua being, wujud qua wujud, atau realitas sebagai realitas. Fundamental adalah yang bersifat paling mendasar, paling pokok, atau paling prinsip. Sehingga, ontologi fundamental adalah kajian being qua being dengan fokus kepada yang paling pokok. Principia realita. 1. Materialisme2. Eksistensialisme3. Problematisme Materialisme adalah pandangan ontologis yang menyatakan bahwa yang paling fundamental adalah …

Iklan

Revisi Kecerdasan Quatum

“Pak, tolong revisinya bisa dipercepat?”“Siap. Mengapa?”“Akan segera dicetak ulang.” Saya menulis buku Kecerdasan Quantum atau Quantum Quotient (QQ) di usia 20an. Sekarang, saya menjelang usia 50an. Wajar akan banyak revisi di sana-sini yang penuh arti. “Jika Anda memandang dunia di usia 50 sama seperti Anda usia 20, maka, Anda telah menyia-nyiakan 30 tahun umur Anda.” …

Epilog: Takwa Membentang

Yang paling penting dari takwa adalah akhirnya. Yang paling penting adalah buahnya. Yang paling penting adalah hasilnya. Jadi, apa buah dari takwa Anda? Akhir terbaik dari takwa adalah husnul khatimah. Kita, jelas, sedangkan menapaki waktu menuju mati. Kita perlu mempersiapkan segalanya untuk meraih husnul khatimah. Apa yang Anda siapkan untuk husnul khatimah? “Demi waktu… sungguh …

Prolog: Takwa Semesta

Takwa adalah wajib. Setiap orang wajib takwa. Termasuk, Anda wajib takwa. Saya juga wajib takwa. Orang takwa mendapat kebaikan dan memberi kebaikan. Sebaliknya, orang tidak takwa adalah dosa. Mereka perlu untuk menjadi takwa. 1. Takwa Personal2. Takwa Prestasi3. Takwa Semesta Lebih jauh, kita butuh takwa. Bukan hanya wajib, kita perlu takwa sebagai mana kita perlu …

Sapiens Masa Depan

Sapiens, kita sebagai manusia, adalah makhluk yang lemah. Tetapi, sapiens menguasai seluruh dunia. Tangan kita kalah kuat dengan cakar singa. Gigi kita kalah kuar dengan taring harimau. Badan kita kalah kuat dengan badan gajah. Mata kita kalah tajam dengan mata elang. Meski demikian, mengapa manusia bisa menguasai dunia? Awal sejarah, hanya ada sedikit manusia. Kemudian, …

Pengantar Penulis: Cita-Cita

Sejak muda, saya bercita-cita untuk menulis buku tentang logika. Megapa? Karena logika adalah ilmu berpikir benar. Saya berharap, ketika orang-orang berpikir dengan benar, maka, akan berdampak bisa menjalani hidup dengan benar juga. Secara keseluruhan, hasilnya, masyarakat lebih berkembang menjadi masyarakat adil makmur. Secara personal, masing-masing orang berhasil meraih cita-cita dan hidup bahagia. Tetapi, hampir 30 …

Takwa Futuristik

“Demi waktu… dan sungguh akhir itu lebih baik bagimu dari pada awal.” Jelas, tegas, dan tuntas bahwa akhir itu lebih baik bagimu dari pada awal. Final yang baik itu lebih baik bagimu. Penutupan yang sempurna itu lebih baik bagimu. Tetapi sebaliknya tidak benar. Tidak benar bahwa awal lebih buruk dari akhir. Tidak benar juga bahwa …

Pintu 5: Pakar Demokrasi

Pada tahap tertentu, kita akan berhadapan dengan banyak orang yang berbeda-beda kepentingan. Mereka bisa saja mengaku membela kebenaran, membela keadilan, dan berjuang mewujudan kebaikan bersama. Tetapi mengapa bisa berbeda-beda? Bahkan, mengapa bisa saling berlawanan? Demokrasi menjadi salah satu alternatif terbaik. Memberi kebebasan kepada setiap orang mengungkapkan pendapat. Mendengarkan semua pendapat yang ada. Kemudian, mengambil keputusan …

Pintu 6: Urip Iku Urup

Konsep sederhana dan praktis,”Urip Iku Urup.” Hidup itu menyala. Satu konsep penting ini bisa mengantarkan setiap orang meraih sukses dengan berpikir terbuka. Urip. Hidup. Yang paling utama bagi kita adalah hidup dan menjaga hidup. Kita bertanggung jawab menjaga hidup diri sendiri dan orang-orang terdekat. Kemudian, menjaga hidup setiap orang bahkan ikut berpartisipasi menjaga kelestarian lingkungan …