Matematika Memudahkan Angsuran

Jaman milenial. Angsuran dengan bunga 0%. Kok bisa ya? Namanya juga milenial. Harga sebuah hp adalah 2 160 000 akan diangsur 12 kali maka berapa besar 1 kali angsuran? Matematika memudahkan dalam menghitung angsuran. Pedagang sedang membuka hp. Memilih kalkulator. Tekan tombol ini itu. Bahkan dengan ragu. Tapi kita sudah tahu. 12 x 18 = […]

Negara Kaya Rakyat Miskin

Apa bisa begitu? Bisa saja. Apa Indonesia termasuk negara miskin? Tidak. Kita termasuk negara berkembang. Bukan negara miskin. Tapi rakyat Indonesia banyak yang miskin. Tidak juga. Tahun lalu angka kemiskinan Indonesia bergeser jadi hanya 1 digit. Di bawah 10%. Estimasi penduduk Indonesia 270 juta jiwa maka ada orang miskin sebanyak 27 juta orang penduduk Indonesia. […]

Youtuber Mudah Presentasi

“Siapa yang pernah nonton youtube?” Semua siswa tunjuk jari. “Siapa yang punya canel youtube?” Hampir semua siswa tunjuk jari. “Siapa yang subscribernya lebih dari 5?” Hanya sedikit siswa yang tunjuk jari. Sambil mereka tengok ke teman-temannya. Angka 5 subscriber ini penting. Karena keluarga dengan 2 anak tambah ibu dan bapak hanya 4 orang. Tidak cukup […]

Tidak Dibayar Dolar Tetap Ngajar

Apakah Anda tetap mau ngajar bila tidak dibayar dolar? Pertanyaan ini muncul lagi. Ketika saya lihat wawancara seorang atlet. “Aku melakukan ini karena cinta. Tak peduli apa pun, karena cinta.” Awalnya saya tertarik dengan matematika. Lalu tertarik mengajar matematika. Ke teman-teman sekolah. Waktu itu, SD, SMP, SMA. Tentu tidak dibayar. Apalagi dibayar dolar. Lalu saya […]

Padat Karya Digital

Lapangan kerja. Siapapun presidennya maka harus menciptakan lapangan kerja. Menambah lapangan kerja. Membuka lapangan kerja. Dulu kita kenal padat karya. Pekerjaan yang menyerap banyak tenaga kerja. Jaman milenial kita perlu punya padat karya digital. Menyerap banyak tenaga kerja melalui teknologi digital. Bukan omong kosong. Kita sudah memulainya. Hanya perlu penguatan. Dan arah yang tepat. Kita […]

Bahagia Derita youtuber

“Kami tidak berpikir untuk bahagia. Bahagia itu cengeng. Bahagia itu untuk orang lemah. Kami adalah pejuang. Tidak pernah lelah berjuang. Tidak butuh bahagia.” Saya sempat sulit memahami apa maksudnya. Bahagia adalah tujuan setiap orang. Bahagia dunia akhirat. Anda berjuang dengan tujuan bahagia. Memberi bahagia keluarga, masyarakat, juga pribadi. Bahagia beda dengan bersenang-senang. Beda dengan foya-foya. […]

Menipu dengan Matematika Statistik: Lebih Asyik

Apakah bisa menipu dengan matematika? Bisa. Apakah bisa berbohong dengan statistik? Tentu. “80% penduduk Indonesia senang membaca buku.” Wow…hasil riset yang luar biasa. Penduduk Indonesia banyak sekali, lebih dari setengah, suka membaca buku. Maka Indonesia akan segera menjadi negara maju. Apakah data 80% di atas adalah tipuan belaka? Bukan tipuan. Tapi statistik sederhana akan mudah […]

Murid Lebih Hebat dari Guru

Waktu itu guru SMP saya mengatakan, “Murid itu lebih hebat dari guru.” “Kok bisa?” sebagai murid SMP kami tidak percaya. “Guru butuh murid untuk bisa mengajar. Tapi murid bisa belajar tanpa guru. Hebat murid kan?” Benar juga. Murid lebih hebat. Tapi kini kita punya mendikbud Mas Nadiem yang hebat. Yang bisa saja membuat guru jadi […]

Youtuber Rugi Besar

Mengapa? Tapi banyak orang jadi youtuber. Bertambah terus jumlah youtuber. Di Indonesia atau belahan dunia. Jadi yuotuber memang bisa rugi besar karena beberapa hal. Tidak ada jaminan gaji. Beda dengan kerja di perusahaan dapat gaji tiap bulan. Youtuber tidak dapat gaji. Tidak ada sekolah youtuber. Beda dengan programer yang ada sekolahnya misal teknik informatika, teknik […]

Matematika Tidak Guna Kecuali untuk Suka Ria

Saya terpesona dengan sebuah tulisan di koran tahun 90an. Waktu itu saya masih mahasiswa ITB. Koran Republika itu membahas perkalian yang sangat mudah. Kok bisa semudah itu? Tapi otak kritis seorang mahasiswa langsung berpikir, “Pasti ada kelemahan dari berhitung cepat ini.” Benar saja. Kelemahannya nyata. Hanya berlaku untuk satuan 5 saja. Untuk lainnya tidak bisa. […]