Herd Immunity Indonesia: Peluang Vs Ancaman

Herd immunity (kawanan kebal) tampak begitu menjanjikan. Masyarakat Indonesia, sebagai kawanan, menjadi kebal terhadap covid-19. Orang Indonesia tidak bisa lagi diserang oleh corona pada kondisi HI (herd immunity). Pun cara mencapai HI terlihat mudah – biarkan masyarakat terkena wabah maka akan kebal dengan sendirinya.

Resiko ancaman pasti ada.

Untuk mencapai HI perlu jumlah besar orang yang imun. Untuk kasus Indonesia perlu sekitar 80% penduduk imun. Maka sekitar 200 juta orang Indonesia perlu terpapar wabah corona. Tak terbayangkan beratnya.

Saya mencoba menghitung Ro Indonesia. Dengan data-data resmi awal Maret 2020 saya hitung nilai R efektif seperti grafik di atas. Lalu saya cari solusi persamaan R puncak. Dan menghasilkan R0 Indonesia sekitar,

Ro = 4,79

Maka total imun yang diperlukan untuk HI,

HIT = 1 – 1/Ro = 1 – 1/4,79 = 79%

Nyaris mendekati 80%.

Dari satu sudut pandang, HI ini menjamin bahwa masa depan manusia masih terlindungi. Bila ditemukan vaksin maka vaksinasi memudahkan untuk mencapai HI. Pun bila tidak ditemukan vaksin maka virus tidak bisa menghancurkan kehidupan umat manusia. Karena pada akhirnya manusia aman pada konsisi HI.

Bagaimana menurut Anda?

Diterbitkan oleh Paman APiQ

Lahir di Tulungagung. Hobi: baca filsafat, berlatih silat, nonton srimulat. Karena Srimulat jarang pentas, diganti dengan baca. Karena berlatih silat berbahaya, diganti badminton. Karena baca filsafat tidak ada masalah, ya lanjut saja. Menyelesaikan pendidikan tinggi di ITB (Institut Teknologi Bandung). Kini bersama keluarga tinggal di Bandung.

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: