CPNS LULUS dengan Skor Tinggi

Arti Sebuah Kepercayaan

Tak terlihat. Mahal harganya. Itulah kepercayaan.

Anak-anak saya tanya,” Mengapa pintu rumah eyang tidak dikunci?”

Karena masyarakat desa saling percaya. Dapat dipercaya. Pintu dibiarkan terbuka. Tetap aman.

Bandingkan dengan kota. Pintu terbuka. Sepatu dan hp langsung hilang.

Orang kota menutup pintu rumahnya. Membuat pagar tinggi. Semua serba tertutup. Bahkan perlu satpam. Lengkap dengan cctv-nya. Berapa biayanya?

Orang desa membuka pintu. Tidak perlu pagar. Tetangga saling menjaga. Saling percaya. Gratis aman sentosa.

Dengan saling percaya semua jadi mudah. Murah. Tanpa kepercayaan semua jadi mahal. Susah.

Bagaimana agar bisa tercipta saling percaya?

Pertama, harus layak dipercaya. Jika tidak maka tidak bisa. Misal rumah di desa terbuka. Lalu ada pencuri. Banyak kehilangan. Lambat laun masyarakat tidak percaya. Mereka akan saling menutup pintu. Menutup diri.

Ketika bisa dipercaya, pintu terbuka. Ada pencuri ketahuan tetangga. Tidak jadi mencuri. Masyarakat saling jaga. Saling percaya.

Kedua, kepercayaan harus dijaga. Perlu konsisten. Perlu harga diri. Tapi kita bisa.

Ketiga, perluas rasa saling percaya. Jika masyarakat luas saling percaya maka makin aman negeri ini.

Apakah Anda percaya dengan wakil rakyat, pejabat, dan masyarakat?

Bagaimana menurut Anda?

Cara Youtuber Sukses dengan Jurus Terakhir

Apa cita-citamu Nak? Jadi youtuber jawabnya.

Dulu anak-anak bercita-cita jadi dokter. Jaman ini anak-anak bercita-cita jadi youtuber.

Apakah karir youtuber lebih hebat dari dokter? Barangkali benar. Misal kita perhatikan Atta, Ricis, Arif, Raditya, dan lain-lain dikabarkan berpenghasilan lebih dari 1 milyar rupiah tiap bulannya. Wow… plus youtuber bebas bekerja sesuai hobi masing-masing. Tidak ada yang nyuruh hanya bersenang-senang saja.

Lagi pula penghasilan youtuber dalam bentuk dolar. Maka youtuber adalah pahlawan devisa.

Pada tulisan ini saya akan berbagi pengalaman saya berupa jurus terakhir untuk sukses sebagai youtuber. Maksudnya dengan trik pamungkas ini dijamin Anda akan sukses jadi youtuber. Masalahnya adalah pada konsistensi dan waktu.

Trik awal: memulai jadi youtuber dengan rencana maraton. Sudah saya bahas pada tulisan terdahulu silakan baca pada tautan berikut ini: Tiga Langkah Sukses Youtuber.

Trik menengah: memproduksi video konten dengan mudah dan berkualitas sudah saya bahas pada tulisan kedua. Silakan membaca dengan klik tautan berikut ini: Tip Memproduksi Video.

Trik terakhir: konsisten improvement kita bahas di bagian tulisan ini.

  1. Temukan cara meningkatkan kualitas video dengan persiapan dan editing.
  2. Temukan cara meningkatkan kualitas konten video.
  3. Temukan cara memproduksi video dengan efisien, hemat waktu, biaya, dan energi.
  4. Temukan irama yang konsisten untuk meproduksi konten positif.
  5. Gali lebih dalam analytic Anda dan perhatikan trending serta analytic canel lain.
  6. Buat video lagi sesuai analytic.
  7. Fokuskan ke dampak positif kepada masyarakat luas.

Lebih detil dari 7 trik terakhir youtuber di atas mari kita diskusikan di bawah ini. Saya akan menambah dengan beberapa contoh pengalaman pribadi sebagai youtuber.

Cara meningkatkan kualitas video adalah dengan editing. Banyak youtuber pemula mengira bahwa edit video adalah hal paling penting. Sebenarnya tidak. Kita hanya perlu mengedit video sampai cukup bagus. Tidak perlu maksimal. Cukup optimal.

Dulu saya edit video pakai camtasia, di komputer. Lalu lebih mudah pakai inshoot di hp. Bahkan lebih praktis hanya pakai mobizen editor saja. Hanya memotong dan menggabungkan video saja. Caranya, setelah buat video dengan mobizen lalu buka video dengan mobizen. Ada pilihan edit – gambar mirip pena. Klik maka kita dengan mudah bisa editing.

Makin mahir seorang youtuber maka ia akan efisien dalam editing. Bahkan saya sendiri berusaha untuk menghindari edit video. Caranya?

Tingkatkan kualitas video dengan persiapan lebih matang. Dengan rapinya semua bahan maka kita bisa langsung bikin video lalu tanpa edit sudah bisa kita upload ke youtube. Video ini sudah bagus dan optimal.

Lupakan editing. Matangkan persiapan.

Persiapan saya yang paling penting adalah desain power point. Bila perlu lengkapi dengan transisi dan animasi ppt. Lalu buka dengan polaris. Rekam dengan mobizen. Upload ke youtube. Sukses!

Meningkatkan kualitas konten video lebih penting dari editing video. Caranya coba perhatikan komen dan respon dari video Anda yang paling berhasil. Lalu buat video lagi yang lebih baik dari itu.

Saya mengamati untuk konten matematika para penonton lebih suka cara-cara yang mudah – bukan cara yang hebat dan sulit. Maka saya buat video dengan konten matematika cara mudah. Sukses.

Penonton ingin berkomentar tapi bingung. Maka bagian akhir dari video saya isi dengan pertanyaan ringan yang berhubungan dengan materi. Maka penonton terpancing menjawab soal mudah itu sekaligus menulis komen.

Cara murah dan efisien memproduksi video adalah: siapkan desain ppt, buka dengan polaris, rekam dengan mobizen. Itu cara saya. Anda mungkin perlu cara yang berbeda. Maka temukan.

Untuk memproduksi satu video durasi 5 menit maka saya perlu persiapan di ppt atau polaris 15 menit, lalu merekam 5 menit, dan upload ke youtube 5 menit juga. Dalam satu hari saya biasanya memproduksi 3 – 5 video untuk youtube.

Irama produksi video menjadikan youtuber bahagia. Keuntungan jadi youtuber adalah kita bisa berkarya sekaligus bahagia. Bila Anda jadi youtuber lalu stress karena kejar tayang itu rugi besar. Jadilah youtuber sekaligus bersenang-senang. Rahasianya temukan irama produksi video khas Anda sendiri.

Irama produksi menunjukkan keragaman dalam memproduksi video di saat yang saya konsisten juga. Misalnya saya rata-rata memproduksi video 3 – 5 judul tiap hari. Bila hari libur saya kadang libur kadang produksi, suka-suka saja. Bila sedang sibuk dengan suatu kerjaan lain maka saya cukup produksi 1 video saja atau tidak sama sekali di hari itu. Semua itu pilihan bagi saya. Bisa saya kerjakan bisa saya tinggalkan. Pilih yang paling nyaman. Itulah youtuber. Sukses dan bahagia.

Dalami analytic sedalam samudra Atlantic. Analytic dan trending memberi ide kepada kita tanpa akhir. Apa saja video paling diminati penonton Anda? Apa saja respon mereka? Apa video paling trending kali ini? Dari mana penonton sampai ke video Anda? Apa yang paling dicari oleh penonton?

Analytic memberi data yang lebih dari cukup – meski tidak lengkap. Manfaatkan analytic untuk kemajuan canel Anda. Kembangkan kreativitas tanpa batas.

Video baru lebih sukses video lama terpercaya. Dari analytic maka kita bisa membuat video baru yang lebih sukses. Video yang lama masih terpercaya ditonton ulang banyak orang. Keunggulan youtube adalah video yang sudah 10 tahun masih bisa ditonton ribuan orang. Apakah media lain bisa begitu?

Dari analytic penonton saya suka dengan matematika yang mudah maka saya buatkan video cara mudah perkalian yang sukses ditonton lebih dari 3 juta view.

Penonton saya berminat dengan tema jarimatika. Maka saya buatkan video Super Jarimatika yang sudah ditonton 1,7 juta view.

Tahun 2019 adalah tahun pemilu. Banyak orang perlu tahu bagaimana cara quick count. Maka saya buatkan video tentang quick count yang sudah ditonton jutaan kali hanya dalam 2 hari dan sempat masuk trending youtube.

Akhirnya, mengapa jadi youtuber? Untuk memberi dampak positif. Kecil atau besar yang penting berdampak positif. Saat kita fokus memberi dampak positif maka wajar saja bila diri kita terdampak positif juga. Ayo jadi youtuber positif. Raih sukses dan bahagia bersama-sama.

Bagaimana menurut Anda?

Youtuber Monetized Panen Dolar Sampai Milyar

Apakah hasil youtuber begitu besar? Sampai panen dolar? Dirupiahkan bermilyar-milyar?

Sebuah lembaga survey dari Eropa menobatkan Atta sebagai youtuber berpenghasilan terbesar di dunia asal Asia. Perkiraan tiap bulan Atta meraup dua milyar rupiah lebih. Wow…!

Saya akan sharing pengalaman pribadi sebagai youtuber lebih dari 11 tahun. Saya mengelola dua canel utama yaitu youtube.com/pamanapiq dan youtube.com/edujiwa yang fokus bidang edukasi. Tentu saja canel edukasi agak beda dengan canel Atta.

Tahun 2020
Benar bahwa tahun 2020 banyak youtuber Indonesia menghasilkan dolar cukup untuk penghidupan mereka dan keluarga. Setidaknya hasil dolar yang besar ini dirasakan pada tahun 2019. Saya pun merasakan dari peningkatan canel saya.

Tahun 2018
Waktu paling cantik bagi beberapa canel Indonesia melonjak dalam penambahan subscriber yang berdampak pada lonjakan peroleh dolar juga. Salah satunya canel Sabyan melonjak tinggi pertengahan 2018. Canel saya youtube.com/pamanapiq juga mendapat lonjakan dahsyat menjelang akhir 2018. Sedangkan canel edujiwa konsisten terus meningkat.

Saya memperkirakan tahun 2018 inilah tahun awal bahwa youtube di Indonesia mulai bisa dijadikan sumber penghasilan utama secara ekonomis.

Tahun 2012
Seingatku tahun 2012 atau akhir 2011 google mengirim email ke saya menawari apakah saya bersedia jika video dimonet agar menghasilkan uang?

Setelah saya pertimbangkan beberapa waktu maka saya bereksperimen menerima tawaran dari google tersebut. Selanjutnya beberapa iklan mulai muncul di video youtube saya.

Berapa penghasilan youtuber di 2012? Tentu saja masih kecil. Naasnya, canel saya Edujiwa justru tidak menghasilkan dolar sama sekali. Padahal iklan sudah tampil di banyak video edujiwa saya. Saya pikir mungkin sengaja belum dilaporkan oleh youtube.

Sampai suatu saat ketemu youtuber lain yang bercerita bahwa ia sudah menghasilkan dolar. Maka saya cari info dan terhubung dengan youtube pusat Amerika sana. Mereka bilang harusnya saya sudah menghasilkan dolar. Saya diskusi panjang, berbulan-bulan, dengan youtube Amerika untuk menyelesaikan masalah saya. Hasilnya: dolar saya tetap 0.

Awal 2013 saya mencoba membuat canel kedua yaitu youtube.com/pamanapiq dan langsung mendapat dolar.

Catatan: Tahun 2013 tidak perlu syarat macam-macam untuk monetized youtube. Mulai tahun 2018 ditetapkan syarat untuk bisa monetized adalah minimal 1 000 subscriber dan 4 000 jam tayang pada 1 tahun terakhir.

Tapi anehnya canel utama saya edujiwa tetap tidak mendapat dolar. Saya terus berdiskusi dengan youtube Amerika dan hasilnya tetap tidak ada dolar. Padahal semua proses sudah saya lalui dengan benar.

Jelang hari pendidikan nasional 2015 saya memperoleh kehormatan terpilih sebagai narasumber youtube Indonesia. Canel saya terpilih sebagai yang terbaik di bidang edukasi sejati. Dan saya berkesempatan sharing pengalaman membuat dan mengelola canel edukasi.

Bulan Februari, sebelum hardiknas 2015, tanpa pemberitahuan apapun tiba-tiba youtube mengirimkan dolar ke rekening saya dalam jumlah yang cukup besar. Tampaknya ini adalah penghasilan dolar sejak tahun 2012. Setelah itu penghasilan dolar berjalan lancar.

Tahun 2008
Belum banyak orang mengenal youtube di tahun 2008. Saya sudah optimis bahwa youtube akan menjadi media edukasi yang hebat. Orang-orang tidak percaya dengan keyakinan saya itu. Tapi saya terus maju dengan membuat canel youtube yang fokus bidang edukasi.

Berapa penghasilan dolar di tahun 2008? Tidak ada sama sekali. Karena tahun 2008 tidak ada iklan youtube di seluruh dunia. Bahkan di Amerika sendiri iklan youtube baru dimulai sekitar tahun 2010.

Saya tahun 2008 benar-benar fokus memanfaatkan youtube sebagai cara untuk memajukan pendidikan Indonesia. Tanpa ada pemikiran bahwa youtube akan menghasilkan uang apalagi dolar.

Saat itu membuat video masih sulit sekali karena kamera digital belum bagus dan harga mahal. Smartphone juga belum ada. Video editing sulit dilakukan. Benar-benar tidak mudah jadi youtuber di tahun 2008 itu.

Tetapi hasilnya bagus dalam jangka panjang. Tahun 2019, tiap bulannya, hampir 2 juta orang rutin belajar melalui canel youtube saya. Semoga video saya memberi manfaat bagi generasi Indonesia.

Dampak secara ekonomi juga cukup bagus.

Bagaimana menurut Anda?

Kurikulum Nadiem: Siswa Aktif Guru Kreatif

Bagaimana kurikulum baru yang dipimpin menteri baru Mas Nadiem Makarim?

Banyak yang sinis mencibir, “Menteri baru kurikulum baru.” Awalnya saya berharap Mas Menteri tidak mengubah kurikulum tetapi cukup menyederhanakan kurikulum. Tapi tampaknya Pak Presiden ingin ada perombakan kurikulum. Maka akan ada kurikulum baru yang dahsyat!

Saya mengamati problem kurikulum mulai muncul era 80an dengan munculnya istilah CBSA: Cara Belajar Siswa Aktif. Saya berharap kurikulum Nadiem mampu mengatasi beragam problem kurikulum masa lalu dan siap menghadapi problem kurikulum milenial.

Berikut ini beberapa ide saya untuk kurikulum Nadiem agar dapat menciptakan pendidikan nasional yang unggul.

  1. Hindari kesalahan CBSA. Sekilas cara belajar siswa aktif adalah konsep yang sangat bagus. Kurikulum ini juga tepat berfokus pada proses yang dilakukan siswa. Tetapi luput hal kecil saja maka menyebabkan konsep CBSA yang bagus menjadi terpeleset.

    Ketika siswa aktif maka guru bagaimana?

    Maka guru tidak aktif. Dan kita tahu apa yang terjadi selanjutnya. Guru yang tidak aktif menjamin gagalnya setiap sistem pendidikan. Di tanah Sunda terkenal ungkapan CBSA: Cul Budak Sing Anteng (Lepaskan Siswa Semoga Tenang).

    Maka solusi terbaik untuk kurikulum Nadiem adalah SAGK: Siswa Aktif Guru Kreatif.

    Memang benar siswa perlu aktif tetapi guru tidak boleh pasif justru harus kreatif. Interaksi siswa aktif dengan guru kreatif ini menciptakan proses kokreasi antara siswa dan guru di dunia pendidikan. Maka majulah pendidikan Indonesia.

2. Kurikulum Berbasis Kompetensi juga konsep yang bagus. Tetapi kita tahu ini barangkali menjadi konsep kurikulum paling rumit di Indonesia. Begitu banyak kompetensi yang perlu dikembangkan sehingga tak satu pun kompetensi yang berhasil berkembang dengan baik.

Mas Menteri sampai saat ini juga tetap berpegang teguh kepada kompetensi – sebagaimana petunjuk Pak Presiden. Apakah Mas Menteri akan terjebak dalam kompleksitas kompetensi? Saya harap tidak.

Dalam berbagai kesempatan Mas Menteri menekankan kompetensi dasar: literasi dan numerik. Saya setuju itu! Fokus literasi saja dan numerik saja. Apakah bisa hanya fokus itu? Tugas yang berat untuk fokus hanya 2 kompetensi dasar.

Saya usul konten kurikulum dibagi menjadi beberapa bagian. Misal kurikulim inti: literasi dan numerik. Kurikulum utama: agama dan pancasila. Kurikulum talenta: seni, olahraga, hobi. Kurikulum terkini: teknologi, coding, data, dll.

Hanya kurikulum inti yang secara ketat standard ditetapkan oleh kementerian pusat. Sedangkan kurikulum utama, talenta, dan lain-lain sepenuhnya kita percayakan kepada satuan pendidikan. Pusat hanya memberikan arahan dan best practice saja.

Dengan demikian kurikulum Nadiem menjadi sederhana sekaligus mengakomodasi keragamaan Indonesia.

3. Guru adalah kurikulum itu sendiri. Fokus meningkatkan kualitas guru menjadi penting sekali. Mas Menteri saya kira setuju dengan ini. Maka perlu terobosan kreatif untuk menjalankan program peningkatan kualitas guru yang massif, efisien, dan efektif.

Bagaimana menurut Anda?

Surat Terbuka untuk Mas Nadiem dan Pak Jokowi: Zonasi Tak Adil

Yth Mas Menteri Nadiem dan Bapak Presiden Jokowi,

Dengan hormat, saya yakin Mas Nadiem dan Pak Jokowi tahu hiruk-pikuk PPDB karena zonasi tahun 2019. Pak Jokowi sudah memerintahkan revisi tapi jawabannya hanya menambah rentang jadi 15% untuk jalur prestasi. Dan Mas Nadiem menambah lagi jadi 30%. Apakah itu revisi yang diharapkan oleh seorang presiden Pak Jokowi?

Perkenalkan saya adalah Paman APIQ, seorang youtuber edukasi spesialis matematika, pendukung utama konsep zonasi tetapi menolak permen zonasi 2018 yang berlaku 2019. Saya punya 5 orang anak yang semuanya saya sekolahkan berdasarkan konsep zonasi. Ketika SD, 5 anak saya sekolah di SD terdekat rumah. Ketika SMP, 4 anak saya sekolah di SMP terdekat. Meski orang mengatakan itu bukan SMP favorit tapi saya tetap pakai konsep zonasi dengan persetujuan anak saya tentunya. SMA juga anak-anak saya pakai konsep zonasi ke SMA terdekat.

Tetapi saya menolak permen zonasi. Mengapa? Saya kira Mas Menteri dan Pak Jokowi juga merasakan ada yang salah dengan permen zonasi. Salah dalam konsep dan salah dalam pelaksanaan. Saya kira tidak ada yang salah bagi panitia pelaksana yang diwajibkan menerapkan permen zonasi. Di sisi orang tua dan siswa bingung dengan semua salah dan ketidakpastian.

Mas Menteri dan Pak Jokowi yang saya hormati,

Saya mencatat ada minimal 3 poin kesalahan permen zonasi. Dan saya menyertakan beberapa ide solusinya.

Pertama, kesalahan fatal, menentukan seleksi berdasar jarak terdekat. Ini jelas tidak adil bagi siswa, tidak adil bagi orang tua. Bagaimana lokasi rumah menjadi diskriminan – pembeda – masa depan sekolah seorang bocah? Tidak adil bahkan bisa jadi tidak masuk akal. Ilustrasi dari teman saya ada yang rumahnya berjarak 500 meter diterima di sekolah tapi tetangga sebelahnya berjarak 520 meter tidak diterima di sekolah. Sulit memahaminya.

Dan banyak orang mengatakan siswa tidak perlu belajar apa pun. Asal rumah mepet rapat – dekat – sekolah pasti diterima masuk sekolah. Seburuk apa pun nilai siswa.

Ide solusi dari saya adalah menetapkan zona siswa hanya sebagai syarat untuk mendaftar. Bila siswa berada dalam zona maka bisa daftar ke sekolah terdekat – kemudian jarak tidak lagi diperhitungkan. Berikutnya akan diperhitungkan beragam kriteria yang adil terbuka misal: prestasi, nilai, karya, kondisi ekonomi, dan lain-lain.

Kedua, kesalahan sudut pandang, zonasi dengan fokus utama sekolah seharusnya fokus utama adalah siswa. Karena zona dilakukan kepada sekolah maka siswa, sebagiannya, diperlakukan tidak adil. Terdapat beberapa lokasi siswa yang tidak mungkin diterima di sekolah mana pun. Di mana letak adilnya?

Misalkan saya berada di kota Bandung di mana kira-kira berjarak 1,2 km ke SMA 1, SMA 2, dan SMA 15 Kota Bandung. Lokasi saya tidak jauh dari sekolah tersebut tapi juga tidak dekat. Anak-anak di lingkungan saya sulit diterima di SMA terdekat karena kalah bersaing dengan anak-anak lain yang berjarak kurang dari 1 km. Apakah ini adil? Tidak!

Masalah juga terjadi ketika di suatu kabupaten, SMA-SMA negeri dibangun di kawasan pendidikan tertentu. Misal kota Rembang, SMA-SMA di kisaran pantura. Maka anak-anak di sekitar pantura dapat memilih beragam sekolah tetapi anak-anak yang berada di Rembang bagian selatan tidak punya kesempatan untuk mendaftar ke wilayah pantura.

Ide solusi saya adalah dengan menetapkan zona siswa bukan zona sekolah. Setiap kelurahan/desa, sebagai zona siswa, mendapat hak untuk mendaftar ke 3 sekolah terdekat. Dengan demikian semua siswa terjamin haknya untuk memilih sekolah. Dalam istilah matematika, zona siswa misal kelurahan sebagai domain sedangkan kelompok sekolah sebagai kodomain.

Ketiga, kesalahan tak seimbang, di mana orang tua siswa diminta untuk memahami permen zonasi di sisi lain tidak tampak kementrian memahami dengan baik keberatan orang tua siswa. Orang tua dan siswa mengeluh karena tidak adil tapi kementrian menilai hanya karena kurang sosialisasi. Padahal memang ada masalah substansial. Orang tua dan siswa menilai ada sekolah favorit sementera kementrian menganggap semua sekolah adalah setara.

Ide solusi saya adalah meningkatkan kualitas sekolah dengan transparan. Sehingga orang tua dan siswa yakin bahwa semua sekolah kualitasnya sedang meningkat untuk sama-sama jadi favorit. Tugas mengajar guru dapat saja ditukar lokasinya tiap semester dari sekolah A ke sekolah B. Jadi semua sekolah memiliki guru yang hakikatnya sama. Tentu fasilitas sekolah perlu ditingkatkan.

Karena ini semua perlu proses maka penerapan zonasi juga perlu proses. Tidak serta merta dan tidak berubah tiap tahun tanpa konsistensi. Misalkan peraturan zonasi sudah diperbaiki dan asumsikan 90% siswa zonasi maka bisa ditetapkan bertahap tahun 2020 = 50%, tahun 2021 = 60%, dan 2024 = 90%. Seiring kementrian meningkatkan kualitas semua sekolah jadi setara, orang tua dan siswa juga siap menyesuaikan.

Mas Menteri dan Pak Jokowi yang saya hormati, demikianlah sedikit surat terbuka dari saya. Oh…ya… barangkali Pak Jokowi berkenan kapan-kapan kita bisa kolaborasi sebagai youtuber. Sedikit info, banyak penonton youtube yang mengatakan suara saya di youtube mirip dengan suara Pak Jokowi. Padahal saya asli dari Jatim sedangkan Pak Jokowi dari Jateng. Masih bertetanggalah…!

Berikut ini saya sertakan chanel edukasi saya http://www.youtube.com/pamanapiq

Saya tidak tahu apakah surat terbuka ini sampai dibaca oleh Mas Nadiem dan Pak Jokowi. Tapi saya berharap sistem pendidikan Indonesia makin maju.

Terima kasih.

Salam hormat

Paman APIQ / Agus Nggermanto

Berikut 3 Cara Berhenti dari BPJS Kesehatan

Apa yang bisa masuk tapi tidak pernah bisa keluar?

BPJS Kesehatan.

Karena BPJS Kesehatan adalah wajib bagi seluruh warga maka begitu Anda masuk sebagai anggota BPJS maka tidak ada jalan untuk keluar.

Tapi saya menemukan ada 3 cara untuk keluar atau berhenti dari BPJS kesehatan. Semoga dengan cara ini menjadikan BPJS lebih baik lagi demi kemajuan Indonesia.

Selengkapnya silakan ikuti video saya berikut ini.

Barangkali ada ide-ide? Silakan tulis di komen berikut ini.

Rejeki Tak Terduga dengan Cara Digital

Memang di luar dugaan.

Jaman digital membuka pintu-pintu rejeki dari arah yang tak diduga. Saya tidak mengira tapi terjadi nyata.

Pak Budi, nama samaran, datang ke rumah berbagi cerita.

Saya melamar kerja sebagai guru ke sebuah sekolah keren. Salah satu tes adalah mengajar yang siswanya adalah panitia seleksi guru.

Saya mengajar materi FPB KPK dengan rumus cepat paman APiQ. Panitia seleksi terkesima, “Kamu lulus, langsung diterima!

Sebenarnya Pak Budi tidak pernah bertemu paman APIQ. Pak Budi belajar rumus cepat paman apiq melalui youtube canel paman APIQ. Terdapat lebih dari 7000 video rumus cepat paman APIQ di youtube.

Bahkan di sekolah keren itu Pak Budi jadi terkenal sebagai guru dengan segudang rumus cepat. Guru lain dan siswa bila ada masalah matematika maka berkonsultasi ke Pak Budi untuk mendapatkan pencerahan rumus cepat. Pak Budi tinggal cari rumus cepatnya di canel paman APIQ. Penggemar Pak Budi makin banyak.

Sampai akhirnya Pak Budi berpikir bahwa perlu mengundang paman APIQ langsung datang ke sekolah keren itu.

Ketika Pak Budi bertemu saya, dia bercerita langsung dan sepakat mengundang paman APIQ sebagai narasumber ke sekolah keren dengan biaya profesional. Rejeki ini datang dari pintu yang tak terduga.

  1. Orang-orang bertakwa memperoleh rejeki dari arah yang tak terduga.
  2. Orang yang bertawakkal maka akan dicukupkan segalanya.
  3. Jaman digital makin banyak cara untuk bertakwa dan membuka pintu rejeki tak terduga.

Mari bertakwa dan bertawakkal…!

Bagaimana menurut Anda?

Youtube Tidak Nyaman Tapi Aman dengan COPPA

Awal 2020 youtuber harus mematuhi COPPA untuk melindungi anak-anak secara online.

Baguskan? Bagus tapi tidak bagus.

Bagus karena anak-anak kita menjadi lebih aman terlindung secara online. Tidak bagus karena beberapa konten positif menjadi sulit ditemukan.

Kita masih menunggu bagaimana youtube akan menerapkan kepatuhan terhadap COPPA. Sejauh ini kita percaya youtube (dan google) berhasil menemukan cara terbaik untuk memberikan layanan ke masyarakat.

Saat ini youtube hanya meberikan 2 pilihan yes atau no saja. Saya kira akan ada pilihan yang lebih cerdas lagi.

Pilihan “yes” memastikan konten Anda hanya untuk anak. Maka konten Anda aman karena terbatas untuk menjaga anak-anak. Dan youtube mengingatkan bahwa pilihan ini akan bisa berdampak menurunnya traffic.

Pilihan “no” memastikan konten Anda tidak cocok untuk anak. Maka youtube akan menjauhkan dari anak-anak.

Pilihan ketiga, seperti pilihan sementara saya di atas, adalah tetap yes atau no tetapi secara manual satu video demi video.

Kita sudah tahu bila ingin aman sekali maka resiko kurang nyaman. Sebaliknya bisa terjadi bila ingin nyaman sekali maka resiko tidak aman. Posisi sementara saat ini youtube memilih untuk lebih aman tampaknya.

Belajar dari google console saya kira youtube bisa menempuh pendekatan yang lebih kreatif. Di satu sisi tetap aman, di sisi lain juga cukup nyaman. Google console memberikan beberapa pilihan dan proses tidak sekedar yes atau no.

Mari kita tunggu terobosan youtube selanjutnya.

Bagaimana menurut Anda?