Reformasi Pendidikan 2021

Reformasi dimulai dengan memilih menteri pendidikan yang tepat. Tapi malah ada yang usul agar mendikbud dipecat. Saya kira presiden tidak akan mencopot dalam waktu dekat. Masih ada waktu untuk reformasi cepat.

Apresiasi atas program Kartu Indonesia Pintar dan KIP Kuliah yang membantu sekitar 21 juta siswa dan mahasiswa di seluruh Indonesia. Dengan anggaran sekitar 18 T di tahun 2020. Terbukti IPM (Indeks Pembangunan Manusia) terus meningkat di tahun-tahun terakhir ini.

Masih banyak yang bisa ditingkatkan.

A.Tugas utama mendikbud adalah mempromosikan KIP ini di masyarakat. Agar masyarakat miskin terutama tahu bahwa bisa sekolah dan kuliah gratis. Sejauh ini banyak orang yang menilai bahwa sekolah itu mahal, apalagi kuliah. Dan mereka tidak tahu ada beasiswa itu.

Dengan pengalaman mendikbud mempromosikan gojek berhasil menjadi unicorn-decacorn, saya yakin, mendikbud juga akan berhasil mempromosikan beasiswa.

B.Mekanisme KIP yang jelas. Ini menjadi tantangan mendikbud tersendiri. Dengan sistem yang transparan masyarakat jadi tahu apa yang harus mereka siapkan untuk berhak mendapatkan beasiswa. Masyarakat lebih semangat untuk sekolah dan kuliah.

Selama ini masyarakat hanya tahu begitu saja tiba-tiba dapat KIP bagi yang beruntung. Yang tidak dapat KIP sulit untuk mengajukan ke mana. Lagi, dengan pengalaman mendikbud membangun sistem gojek yang keren, saya yakin mendikbud bisa membangun mekanisme transparan untuk KIP.

C.Menambah kuantitas KIP. RAPBN 2021 mengusulkan KIP bertambah mencakup sekitar 21 juta orang lebih sedikit. Tahun 2020 juga sekitar segitu – beda dikit.

Saya yakin kita bisa menaikkan KIP dua kali lebih besar misal mencakup untuk 50 juta orang siswa dan mahasiswa. Tentu butuh dana yang lebih besar. Dari tahun 2020 yang 18 T mungkin perlu 40 T di tahun 2021. Itu bagus saja untuk beasiswa.

Mendikbud yang sudah berhasil menggaet investor dari seluruh dunia untuk bergabung ke gojek saya kira akan berhasil pula menggaet “investor” pendidikan yang hanya perlu tambahan beberapa puluh trilyun rupiah.

Bagaimana menurut Anda?

(Bersambung)

Diterbitkan oleh Paman APiQ

Lahir di Tulungagung. Hobi: baca filsafat, berlatih silat, nonton srimulat. Karena Srimulat jarang pentas, diganti dengan baca. Karena berlatih silat berbahaya, diganti badminton. Karena baca filsafat tidak ada masalah, ya lanjut saja. Menyelesaikan pendidikan tinggi di ITB (Institut Teknologi Bandung). Kini bersama keluarga tinggal di Bandung.

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: