Memudahkan Belajar

Siang itu cerah. Kami jalan-jalan di kampus ITB. Terlihat seorang dosen menerbangkan layang-layang bersama seorang mahasiswa baru di atas tanah yang lapang.

Saya kenal mereka. Lalu saya ceritakan, “Pak Muh, anak muda itu mahasiswa ITB. Dulu, ketika Pak Muh mengajar kami di Bandung, sering di rumah Kang Ravi, anak muda itu masih bayi.”

Wajar saja, waktu itu sekitar tahun 2001an, sekarang mahasiswa baru.

Lalu Pak Muh menimpali, “Betul itu, ilmu perlu diajarkan dengan cara yang lebih mudah dipahami.” Sehingga generasi muda tumbuh dengan bekal banyak ilmu.

Saya kira, di masa pandemi seperti ini, kita benar-benar perlu ilmu yang memudahkan banyak orang.

Bagaimana menurut Anda?

Diterbitkan oleh Paman APiQ

Lahir di Tulungagung. Hobi: baca filsafat, berlatih silat, nonton srimulat. Karena Srimulat jarang pentas, diganti dengan baca. Karena berlatih silat berbahaya, diganti badminton. Karena baca filsafat tidak ada masalah, ya lanjut saja. Menyelesaikan pendidikan tinggi di ITB (Institut Teknologi Bandung). Kini bersama keluarga tinggal di Bandung.

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: