Insentif 23 Juta Rupiah untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menyiapkan anggaran sebesar Rp23 juta, untuk setiap kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di seluruh kabupaten/kota.

Apakah ini kabar baik? Atau malah kabar buruk?

Bagaimana pun sejatinya ini adalah kabar baik. Bahwa para guru mendapat tambahan dana untuk belajar. Tapi ini bisa menjadi kabar buruk bila pengelolaan bermasalah. Resiko pungutan liar bisa terjadi. Pun program yang diharapkan bisa saja tidak terlaksana sementara dana sudah habis.

Maka kementerian dalam hal ini perlu melakukan arahan yang tepat sehingga dana terserap dengan baik dan program berjalan lancar.

Training ApiQ Umum

Bila kita melihat dari sisi jumlah maka 23 juta untuk MGMP adalah kecil atau tanggung. Sulit untuk memberikan hasil optimal. Apakah kementerian sudah melakukan kajian mendalam tentang angka 23 juta ini? Apakah ini angka paling optimal?

“Dia menjelaskan jumlah Rp 23 (juta) per kelompok guru masih terbilang kecil. Pasalnya, dana tersebut harus dibagi dalam lima kali pelatihan yang dilakukan selama 82 jam, di mana setiap kelompok guru beranggotakan sekitar 20 orang.Pelatihan guru MGMP yang menggunakan metode 5 in dan 3 on, akan menciptakan knowledge sharing, coorporatitive learning, action research, lesson study, kominikasi, kolaborasi, dan critical thinking.”

Saya mengusulkan beberapa ide agar dana ini efektif.

  1. Kementerian memberikan petunjuk teknis yang efektif. Dalam arti petunjuk ini benar-benar sudah mempertimbangkan user, MGMP. Setiap MGMP yang mengikuti petunjuk teknis ini dipastikan program berhasil dengan lancar.
  2. Kementerian melakukan kontrol agar anggaran terserap sepenuhnya tanpa kebocoran oleh pungli dan sebagainya.
  3. Karena 23 juta memang terbilang kecil maka lebih baik beberapa MGMP gotong royong menjalankan program besar yang lebih berkualitas dan bermanfaat. Misal 10 MGMP gotong royong mengumpulkan 10 juta x 10 MGMP = 100 juta untuk menyelenggarakan program bersama 1 atau 2 hari dengan target lebih profesional. Sementara 13 juta sisa masing-masing bisa dimanfaatkan oleh MGMP.
  4. Memanfaatkan narasumber profesional. Bagaimana pun para guru perlu suntikan materi dari narasumber ahli yang memang menguasai materinya. Misal belajar dengan narasumber 2 hari sedangkan internal sesama MGMP dan mandiri 3 hari.
  5. Kementerian bisa menyusun kriteria narasumber yang bagus. Bahkan kementerian bisa saja meyediakan “call center” untuk mengarahkan agar semua program berjalan lancar.

Semoga kualitas pendidikan Indonesia makin meningkat dan menjangkau seluruh penjuru Indonesia.

Salam hangat…!

Sebesar Ini Prospek Youtuber: Layak Jadi Harapan

Berapa pendapatan youtuber? Besar. Bahkan besar sekali kata generasi milenial. Tapi sebenarnya berapa penghasilan youtuber?

Saya sebagai youtuber tentu tahu pasti seberapa besar penghasilan youtuber. Salah satu cara memperkirakan penghasilan youtuber adalah melalui situs socialblade.com .

Chanel youtube saya bernama youtube.com/pamanapiq memberikan data penghasilan berikut ini.

Bisa kita lihat penghasilan paman apiq per bulan adalah:

Barangkali bisa kita asumsikan penghasilan adalah 300 dolar per bulan setara dengan 4 jutaan per bulan. Tapi paman apiq memiliki dua canel yang hampir mirip maka 4 juta kali 2 menjadi 8 juta per bulan. Lumayan… tapi tidak terlalu besar juga.

Bagaimana bila penghasilan paman apiq adalah agak ke kanan yaitu 3k dolar per bulan maka menjadi sekitar 40 juta per bulan kali 2 canel menjadi 80 juta per bulan. Nah kalau yang ini besar sekali. Itu hanyalah estimasi dari socialblade.

Berapa sulit paman apiq memproduksi video-videonya untuk diupload ke youtube?

Untuk membuat video paman apiq bisa mengerjakannya seorang diri dengan hanya mengandalkan handphone dan sambungan internet saja. Satu hari kira-kira paman apiq akan menyisihkan waktu 2 jam untuk memproduksi video youtube dan berinteraksi dengan sekitar 500 ribu subscriber saat ini.

Bagaimana agar menjadi sukses sebagai youtuber? Pertanyaan ini akan saya bahas secara lengkap dan bertahap pada tulisan-tulisan saya berikutnya.

Sebagai penutup, berapa penghasilan Atta Halilintar?

Jika dianggap 24k dolar maka sekitar 336 juta per bulan, minimal. Bila dianggap agak ke kanan sekitar 386k dolar setara 5,5 milyar rupiah per bulannya. Wow… dahsyat! Itu semua adalah estimasi dari situs profesional socialblade.

Anda boleh percaya boleh tidak. Tapi sebagai youtuber saya bisa percaya.

Sedikit tambahan: saya sebagai youtuber educator pendidikan matematika tentu punya tujuan utama adalah berbagi ilmu. Apalagi saat ini youtube memberi fasilitas siaran live maka saya bisa mengajar matematika secara live dan berinteraksi dengan ratusan atau ribuan siswa dari seluruh penjuru kapan saja di mana saja.

Salam hangat…!

Solusi Masalah Pendidikan Indonesia: Kualitas atau Pemerataan?

Kita sedang dalam masalah serius di bidang pendidikan Indonesia? Tapi apa masalah pendidikan Indonesia? Jika kita tidak tahu masalahnya bagaimana kita akan menemukan solusi?

Dua masalah utama pendidikan kita adalah rendahnya kualitas dan tidak meratanya ketersediaan pendidikan di penjuru negeri. Mana yang harus diutamakan dalam menyelesaikannya?

Tugas menteri pendidikan Indonesia memang berat. Tugas presiden juga tentunya.

Ditambah lagi masalah apakah kita lebih banyak menghabiskan energi untuk pendidikan atau administrasi pendidikan?

Fokus ke kualitas atau pemerataan

Jawaban sederhana adalah fokus kepada keduanya yaitu meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus meratakan pendidikan ke seluruh penjuru negeri. Tetapi solusi tanpa prioritas seperti ini sering menemukan jalan buntu. Maka kita perlu menyusun prioritas kualitas atau pemerataan.

Jika tidak berkualitas untuk apa diratakan seluruh penjuru negeri? Pertanyaan sederhana yang memaksa kita untuk menomorduakan pemerataan dan fokus pertama adalah kualitas.

Kualitas pendidikan kita sudah banyak diketahui langganan urutan 3 besar paling bawah dari survey internasional TIMSS dan PISA. Data ini sudah cukup bagi kita untuk lebih serius meningkatkan kualitas pendidikan.

Solusi dengan memasukkan “materi survey” TIMSS dan PISA ke dalam kurikulum tampak sudah terbukti tidak berhasil. Memang bukan begitu solusinya. Meningkatkan kualitas pendidikan tidak bisa dengan menambahkan materi ke kurikulum saja. Justru masalah kita terdapat pada kurikulum yang terlalu “gemuk”.

Ide awal adalah “beban” pendidikan apa yang seharusnya kita kurangi? Beban yang tidak efektif ini perlu kita buang. Makin banyak beban yang kita buang maka kita memiliki ruang makin besar untuk kemudian diganti dengan konten yang lebih efektif atau bahkan dibiarkan kosong agar pendidik dan peserta didik bebas berkreasi.

(Bersambung)

Untuk solusi pemerataan kita boleh optimis dengan bertumbuhnya internet dan akses mobile phone maka akan memudahkan proses pemerataan pendidikan ke seluruh penjuru negeri.

Mengubah Pecahan Biasa ke Desimal Auto Mudah

Apakah anak-anak sulit mengubah pecahan ke desimal? Banyak anak mengalami kesulitan. Tapi dengan trik 7 detik paman APIQ menjadi mudah semua.

1/9 = 0,111….

2/9 = 0,222…

3/9 = 0,333….

4/9 = …. …. ….

Mudah bangetkan?

Paman APIQ telah menyiapkan video trik 7 detik mengubah pecahan biasa ke desimal berikut ini.

Bagaimana menurut Anda?

7 Juta Penganggur Raih Sukses Masa Depan

Hampir 7 juta angkatan kerja yang masih menganggur di Indonesia. Bagaimana para penganggur ini bisa maju meraih sukses masa depan?

“Dalam setahun terakhir, pengangguran berkurang 50 ribu orang, sejalan dengan TPT yang turun menjadi 5,01 persen pada Februari 2019. Dilihat dari tingkat pendidikan, TPT untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih tertinggi diantara tingkat pendidikan lain, yaitu sebesar 8,63 persen.”

Kabar baik bahwa pengangguran berkurang 50 ribu orang. Tapi ini hanya sedikit menggeser jumlah pengangguran dari 7 juta lebih sedikit menjadi 7 juta kurang sedikit. Dan ini masalah besar bagi sebuah negara seperti Indonesia. Maka pemerintah perlu mengembangkan strategi khusus. Rakyat, para angkatan kerja, juga perlu berjuang untuk meraih lapangan kerja dan usaha.

  1. Pemerintah perlu secara strategis dan sistematis menyusun solusi mengatasi pengangguran.
  2. Pemerintah berharap SMK jadi solusi menciptakan tenaga kerja produktif tetapi malah menyumbang terbesar angka pengangguran. Maka pemerintah perlu mengevaluasi menyeluruh program SMK.
  3. Secara personal, masing-masing angkatan kerja dan para pemuda harus berjuang meningkatkan skill agar mendapatkan pekerjaan yang layak.
  4. Dalam kondisi yang sulit lowongan kerja selalu terbuka untuk posisi sales dan marketing. Maka generasi muda perlu membekali diri dengan kemampuan sales marketing.
  5. Marketplace semacam tokopedia, bukalapak, lazada, dan lain-lain membuka peluang kerja bagi semua tenaga kerja yang mempunyai tekad untuk maju. Termasuk gojek, grab, youtuber juga.
  6. Wirausaha adalah solusi terbaik. Wirausaha membuka lapangan kerja baru.
  7. Produk digital bisa menjadi alternatif unggulan. Mudah, murah, dan terbuka.

Masih banyak ide yang bisa terus kita kembangkan untuk mengatasi pengangguran. Saya optimis kita bisa terus berjuang memanfaatkan angkatan kerja untuk kemajuan bersama. Kita memerlukan solusi struktural dari pemerintah melalui sistem pendidikan dan penciptaan lapangan kerja baru. Solusi personal pun harus terus kita sebarkan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk semangat meningkatkan skill dan menjadi wirausaha.

Bagaimana cara agar penganggur bisa meraih sukses? Fokuslah pada solusi personal: semangat meningkatkan skill, mampu sebagai sales dan marketing, marketplace digital, wirausaha. Sementara solusi struktural dari pemerintah anggaplah sebagai bonus.

Bagaimana menurut Anda?

Pertidaksamaan Nilai Mutlak – Cara Mudah APIQ

Nilai mutlak seharusnya memudahkan tapi banyak menyulitkan siswa. Mengapa?

Paman APIQ punya solusi sederhana untuk memudahkan belajar pertidaksamaan nilai mutlak. Silakan ikuti video Paman APIQ di bawah ini.

Konsep dasar nilai mutlak adalah nilai atau harga mutlak selalu dianggap positif.

|3| = 3

|-3| = 3

Pemahaman ini akan memudahkan.

Cara Menghitung Turunan Diferensial – Trik 7 Detik

Kapan kamu bisa mencapai nilai maksimum?

Ingin mendapat hasil terbesar? Dengan biaya sekecil-kecilnya? Maka turunan atau diferensial menjadi cara untuk menyelesaikan masalah maksimum minimum. Turunan menjadi satu contoh penerapan matematika dalam kehidupan sehari-hari.

Ujian Nasional SMA, UTBK, Ujian Mandiri dan lain-lain sering mengujikan konsep turunan. Paman APIQ berbagi trik 7 detik untuk menyelesaikan soal turunan diferensial ini.

Tanya jawab dan diskusi matematika silakan subscribe canel paman APIQ.

https://www.youtube.com/user/PamanAPIQ

Terima kasih.

Cara Mudah Limit Matematika: Trik 7 Detik

Apaan sih limit itu? Nulisnya susah. Maksudnya susah. Semua susah bila tentang limit.

Paman APIQ menyadari banyak siswa yang susah menghadapi limit. Tetapi paman APIQ punya trik mudah untuk limit. Bahkan bentuk limit yang sangat sulit pun bisa kita selesaikan dengan trik 7 detik Paman APIQ. Silakan nikmati video limit paman APIQ berikut ini.

Cara mudah menguasai trik 7 detik limit adalah dengan memahami konsep dasar dengan cara paman APIQ.

Terima kasih…!

Kombinatorik: Trik 7 Detik Faktorial, Permutasi, Kombinasi, dan Peluang

Bagaimana cara menghitung permutasi yang mudah? Apa bedanya dengan kombinasi? Ditambah lagi dengan peluang?

Banyak siswa yang mengalami kesulitan dengan tema kombinatorik. Kali ini paman APIQ berbagi trik 7 detik untuk menguasai kombinatorik: faktorial, permutasi, kombinasi, dan peluang.

Kunci untuk menguasai trik 7 detik ini adalah memahami konsep dasar kombinatorik. Silakan berpetualang dengan video paman APIQ berikut ini.

Terima kasih!

Super Jarimatika Perkalian 1-5 dan Lengkap 6789 10 11-15

Teknik berhitung cepat super jarimatika banyak memudahkan siswa belajar matematika perkalian. Berikut ini tutorial belajar super jarimatika bersama paman APIQ.

Sedangkan super jarimatika perkalian 1-5 disediakan khusus oleh paman apiq berikut ini. Perkalian dengan 1 mudah saja karena hasilnya tetap bilangan yang sama.

Sedangkan untuk jarmatika perkalian 11-15 dapat memanfaatkan trik 7 detik paman APIQ berikut ini.

Semoga bermanfaat…! Materi lebih lengkap silakan kunjungi dan subscribe www.youtube.com/pamanapiq dan www.youtube.com/edujiwa

Terima kasih.