Ritual Kreatif Lanjut Inovatif

Ritual malam Jumat itu bisa berlanjut ke mana saja. Meski awalnya saya mengutip beberapa bagian ayat tapi akhirnya bisa diskusi liberal. Si Kecil memberi kesimpulan,” Syarat agar bisa menulis novel adalah harus banyak baca novel.”

“Mengapa?” tanya saya.
“Mana bisa menempatkan tanda baca titik, koma, tanda petik, dan lain-lain jika tidak banyak baca?”

Si Kecil yang sekarang kelas 5 itu sedang ikut lomba menulis cerpen merdeka belajar.

Saya, kali ini, ingin melanjutkan beberapa hasil inovasi kreatif APIQ yang sudah berjalan sekitar 20 tahun di bidang matematika kreatif.

11. KPK FPB dengan metode tegak lurus.
Cara yang mudah dan intuituf untuk memahami dan meyelesaikan masalah KPK dan FPB. Bisa digunakan untuk tingkat mahir mau pun dasar. Sebagai bonusnya siswa mampu faktorisasi prima.

https://www.youtube.com/watch?v=LdcPpgKMsEc&t=79s

12. KPK FPB dengan metode coret.
Coret adalah tingkat mahir dari metode tegak lurus. Perlu pemahaman lebih tinggi tetapi memudahkan seluruh proses pengerjaan.

13. KPK FPB Semu
Sebuah problem yang jadi rumit karena lupa tujuan. KPK semu menjadi mudah bila siswa paham tujuan awal. Hal ini terjadi karena salah satu bilangan ada faktor atau kelipatan dari bilangan lainnya.

14. KPK FPB 3 Angka Metode Asosiasi
Bila siswa berhadapan dengan KPK FPB 3 bilangan atau lebih maka kita bisa menyelesaikan dengan asosiasi.

15. Triple Pythagoras Ganjil
Segitiga pythagoras yang sederhana saja hanya tinggal tambah 1 saja untuk mendapatkan sisi miring.

16. Triple Pythagoras Genap
Segitiga genap cukup tambahkan 2 untuk mendapatkan sisi miring.

17. Generator Umum Triple Pythagoras
Bagi penggemar matematika maka generator umum menjadi sangat menarik. Kita bisa mengembangkan ganjil genap untuk angka berapa pun.

18. Pola Perkalian 111
Pola perkalian yang sangat cantik. Menjadi dasar dari semua perkalian.

19. Pola perkalian 101
Perkalian yang hanya mengulang angka-angka yang dikalikan. Misal 53 x 101 = 5353 sedangkan 234 x 1001 = 234 234.

20. Pola Perkalian 999
Sebuah pola perkalian yang cantik. Tampak sangat sulit tetapi menjadi mudah sekali.

Bagaimana menurut Anda?

Catatan: Inovasi kreatif 1 sd 10 sudah saya tuliskan di Ritual Kreatif Invovatif.



Diterbitkan oleh Paman APiQ

Lahir di Tulungagung. Hobi: baca filsafat, berlatih silat, nonton srimulat. Karena Srimulat jarang pentas, diganti dengan baca. Karena berlatih silat berbahaya, diganti badminton. Karena baca filsafat tidak ada masalah, ya lanjut saja. Menyelesaikan pendidikan tinggi di ITB (Institut Teknologi Bandung). Kini bersama keluarga tinggal di Bandung.

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: