Mahalnya Biaya Sekolah Kuliah di Indonesia

Banyak orang mengeluhkan mahalnya biaya sekolah. Apalagi biaya kuliah.

“Tidak mahal. Memang sebesar itu biayanya,” menurut saya.

“Memang mahal,” kata seorang dosen senior UI waktu itu. “Tapi biaya sekolah tidak harus ditanggung oleh siswa. Pemerintah, swasta, dan pihak-pihak lain perlu membantu biaya sekolah tersebut. Sehingga yang ditanggung siswa atau orang tua jadi murah.”

Tahun 2020 sekolah gratis. Kabar baik. Dari SD, SMP, SMA (sederajat) semua gratis. Untuk kuliah juga tersedia beasiswa resmi KIP kuliah, beasiswa unggulan, LPDP, dan lain-lain.

Saya mengapresiasi program beasiswa pemerintah ini. Jumlahnya cukup besar. Meski masih bisa ditambah lebih besar lagi.

Satu saja catatan saya. Belum ada sosialisasi yang masif tentang program pemerintah yang bagus ini. Banyak orang belum tahu bahwa sekolah gratis sampai SMA. Akibatnya orang miskin mengira bahwa sekolah itu mahal. Pungutan liar dianggap biasa saja sebagai biaya sekolah.

Dengan sosilaisasi yang masif dilengkapi tindakan tegas terhadap pungutan liar maka saya yakin pendidikan Indonesia akan melompat jauh ke depan.

Tapi bukankah gratis itu berbpengaruh hanya kepada penduduk miskin? Benar. Berpengaruh besar kepada penduduk miskin. Mereka akan terangkat lebih maju pada generasi kini dan masa depan. Sementara penduduk kaya selalu menemukan cara untuk meningkatkan pendidikan anak-anak mereka. Secara total pendidikan Indonesia maju pesat.

Beasiswa untuk kuliah bukankah mempersayaratkan mahasiswa harus berprestasi? Benar bila itu beasiswa unggulan. Tapi beasiswa KIP kuliah terbuka untuk mahasiswa miskin dengan prestasi biasa, tidak harus unggul.

Masalah juga terjadi ketika penduduk miskin tidak memiliki kartu keluarga, surat keterangan tidak mampu, kartu Indonesia pintar, atau dokumen-dokumen yang diperlukan. Maka anak-anak mereka jadi tidak berhak dapat beasiswa. Sementara mereka mengalami kesulitan ketika mengurus pembuatan surat keterangan tidak mampu tersebut.

Di sini kita membutuhkan peran aktif birokrasi untuk membantu melengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan agar mahasiswa dari keluarga miskin dapat memperoleh hak beasiswa.

Jadi sekolah atau kuliah mahal bisa kita hadapi dengan tersedianya beasiswa. Baik beasiswa dari pemerintah atau pun pihak swasta.

Bagaimana menurut Anda?

Diterbitkan oleh Paman APiQ

Lahir di Tulungagung. Hobi: baca filsafat, berlatih silat, nonton srimulat. Karena Srimulat jarang pentas, diganti dengan baca. Karena berlatih silat berbahaya, diganti badminton. Karena baca filsafat tidak ada masalah, ya lanjut saja. Menyelesaikan pendidikan tinggi di ITB (Institut Teknologi Bandung). Kini bersama keluarga tinggal di Bandung.

Join the Conversation

3 Comments

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: