Indonesia Melejit Vs Jabar Goyang: Covid-19

Kita makin seru saja menghadapi corona. Presiden mengunjungi Jatim untuk memastikan Jatim landai dalam 2 pekan ke depan. Kang Emil menghentikan PSBB Jabar. Roda ekonomi diharapkan bergulir dan masyarakat tetap aman.

Jabar termasuk cukup baik, kondisi saat ini, dibanding Jatim.

Jabar bergoyang nilai reproduksi virus di bawah 1 dan kadang menyentuh 1 atau melewati. Goyangan yang tidak buruk. Sedangkan Jatim melejit bahkan mengalahkan Ibukota Jakarta.

Secara nasional, Indonesia juga konsisten melejit dengan nilai R di atas 1.

Saya pernah bersyukur karena R sudah turun dari 1,16 ke 1,14 waktu itu. Tapi dikomplain teman saya. Katanya, berita luar negeri menyatakan sebaliknya, wabah di Indonesia masih terus meningkat.

Saya jawab: saya memakai bahasa yang halus. Meski R turun ke 1,14 tapi masih di atas 1 artinya wabah memang masih menular.

  1. R Indonesia masih konsisten di atas 1 maka perlu kolaborasi apiq antara seluruh anak negeri.

Saya berharap para pemimpin memiliki data akurat nilai R setiap saat. Sehingga ketika memberikan arahan dapat memonitor dampaknya terhadap wabah. Bila suatu kebijakan menyebabkan R turun maka lanjutkan. Bila menyebabkan R naik maka revisi segera.

2. Jabar bergoyang di bawah dan atas 1 nilai R terakhir ini.

Grafik warna kuning (orange) bergoyang naik turun. Itulah banyaknya kasus aktif di Jabar. Bisa turun sampai 1200an orang. Lalu naik lagi maksimal mendekati 1400an. Bergoyang terus selama R juga bergoyang di sekitar 1.

Kapan berakhir? Tidak akan berakhir – kecuali R konsisten di bawah 1.

Total orang yang terinfeksi tentu terus naik seperti grafik berwarna merah. Total mencapai 23 ribu lebih dalam 10 bulan ke depan.

Bagaimana dampak dihentikan PSBB di Jabar? Tidak masalah!

Selama R di bawah 1 maka grafik akan turun. Pandemi corona akan mereda seiring waktu.

3. Pentingnya data R yang akurat setiap saat.

Saya berpikir kita perlu data R yang akurat misal tiap jam. Sehingga para pengambil kebijakan dapat bersikap dengan cepat. Kita bisa merancangnya. Tidak mudah tapi bisa. Semoga banyak bermanfaat!

Catatan:
Kondisi Jatim mirip nasional dan Jabar mirip Jakarta.

Bagaimana menurut Anda?

Diterbitkan oleh Paman APiQ

Lahir di Tulungagung. Hobi: baca filsafat, berlatih silat, nonton srimulat. Karena Srimulat jarang pentas, diganti dengan baca. Karena berlatih silat berbahaya, diganti badminton. Karena baca filsafat tidak ada masalah, ya lanjut saja. Menyelesaikan pendidikan tinggi di ITB (Institut Teknologi Bandung). Kini bersama keluarga tinggal di Bandung.

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: