Ide untuk Bu Khofifah Turunkan Covid Jatim

Jatim berhasil jadi “juara” covid-19 di akhir Juni 2020. Menyalip DKI Jakarta. Total terinfeksi mencapai 11 ribuan orang lebih. Bu Gubernur Khofifah dikabarkan sedang menyiapkan langkah terakhir untuk menangani corona. Bahkan presiden Jokowi juga sempat mendatangi Jatim agar covid lebih terkendali. Apa bisa?

Semoga bisa. Semoga berhasil.

Berikut beberapa ide hasil simulasi saya. Barangkali Jatim dapat memanfaat model matematika dan simulasi komputer untuk menurunkan pandemi corona Jatim.

  1. Perilaku normal mengantar 25 ribu orang terinfeksi

Dalam 60 hari ke depan, hasil simulasi saya menunjukkan akan ada 25 ribuan orang terjangkit corona di Jatim. Kasus aktif 18 ribuan orang sedang dirawat atau karantina pada akhir Agustus.

Perilaku normal ini adalah dengan skenario perilaku masyarakat mirip dengan sekarang (P = 10,9%) dan angka kesembuhan 2%. Kondisi normal ini akan mempertahan angka reproduksi virus R = 1,10. Tentu saja kondisi seperti ini perlu dicegah dengan berbagai macam usaha yang tepat.

2. Manajemen perilaku sosial berhasil meredakan covid

Perilaku sosial berperan besar dalam penyebaran corona. Maka keberhasilan manajemen perilaku sosial menentukan penurunan angka covid-19 di Jatim. Berhasil menahan total kasus corona di 13 ribuan pada akhir Agustus 2020. Angka R bergerak menuju 1,00.

Termasuk dalam manajemen perilaku adalah disiplin pakai masker, rajin cuci tangan, tracing, dan lain-lain. Agar manajemen perilaku efektif maka kita perlu memanfaatkan kajian data sains. Sehingga hanya perilaku yang berdampak saja yang dicegah. Tidak harus lockdown total.

Seperti kita tahu beberapa negara yang melakukan lockdown total ada yang berhasil meredakan corona dan ada pula yang belum berhasil. Sementara negara yang tidak lockdown total ada yang berhasil dan ada pula yang tidak berhasil.

3. Meningkatkan angka kesembuhan

Meningkatkan angka kesembuhan dua kali lipat dari 2% menjadi 4% berhasil mencegah total kasus menjadi hanya 12 ribuan di akhir Agustus. Skenario ini dikombinasikan dengan manajemen perilaku.

Skenario gabungan ini berhasil menurunkan R = 0,98 dari semula R = 1,10. Kondisi ini tentu saja bagus sekali. Kasus pandemi akan mereda dengan seiring berjalannya waktu.

Semoga Jatim dan umumnya seluruh dunia berhasil menangani corona dengan baik.

Berikut ini adalah model matematika dan sistem dinamik yang saya gunakan untuk menghitung dan simulasi.

Pergerakan nilai R Jatim berikut ini. (Klik gambar untuk update terbaru.)

Bagaimana menurut Anda?

Diterbitkan oleh Paman APiQ

Lahir di Tulungagung. Hobi: baca filsafat, berlatih silat, nonton srimulat. Karena Srimulat jarang pentas, diganti dengan baca. Karena berlatih silat berbahaya, diganti badminton. Karena baca filsafat tidak ada masalah, ya lanjut saja. Menyelesaikan pendidikan tinggi di ITB (Institut Teknologi Bandung). Kini bersama keluarga tinggal di Bandung.

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: