Kang Emil, Kami Siap Dipimpin: Covid-19

Jawa Barat menghenyakkan Indonesia. Jadi juara dalam penambahan kasus baru sehari kemarin: 962 orang. Plus ada kluster baru, seberang jalan rumah saya, Secapa AD ada 1262 kasus positif.

Sekaligus Indonesia mencetak rekor yang teramat tinggi: 2657 kasus baru dalam sehari. Tapi jangan sombong karena sehari sebelumnya, usa juga mencetak rekor di atas 60 000 kasus baru positif dalam sehari.

Saya ingin menyampaikan suara pribadi, dan barangkali warga Jabar umumnya, “Kang Emil, kami siap dipimpin menghadapi covid-19. Kami dukung program-program Kang Gubernur menangani corona. Pimpin kami ke jalan yang lurus, Kang!”

Ayo warga Jabar kita hadapi pandemi sepenuh hati. Demi masa depan kita dan anak negeri. Kita bisa berkontribusi.

Apa resiko bila gagal menghadapi pandemi?

Resiko seperti saya tampilkan di grafik di atas. Bila kita berperilaku mirip-mirip dengan akhir Juni dan awal Juli maka akan ada 17 ribuan total kasus corona di Jabar pada 8 Agustus 2020. Dan sekitar 11 ribuan orang di antaranya masih harus dirawat. Tentu ngeri. Melebihi DKI bahkan Jatim.

Apa yang bisa kita lakukan?

  1. Menurunkan nilai R

Nilai R di bawah 1 maka pandemi mereda. Maka kita perlu terus membaca setiap saat pergerakan nilai R. Saya sudah membuat grafik nilai R tiap hari update, silakan cek di pamanapiq.com/covid .

2. Manajemen prilaku

Baik secara pribadi atau terpimpin kita perlu manajemen perilaku. Akhir Juni, parameter perilaku Jabar naik di atas 10% sampai menembus 20%. Kita perlu menurunkannya misal menjadi P = 5% maka pandemi berangsur mereda.

Caranya jaga jarak, pakai masker, cuci tangan, hindari keramaian, dan lain-lain. Saya berharap K Emil mempunyai dashboard yang menampilkan parameter perilaku dan nilai R realtime. Kita bisa membuatnya. Kita punya ITB di Tamansari Ganesha.

Jika berhasil menurunkan perilaku jadi P = 5% maka kita mampu menahan kasus hanya di 6000 total pada 8 Agustus. Meskipun masih ada 3000 lebih kasus aktif yang masih dirawat. Ini hasil yang cukup bagus.

3. Meningkatkan angka kesembuhan

Angka kesembuhan Jabar 1,7% bisa ditingkatkan menjadi 3,4% maka seperti grafik di atas.

Semoga kita beruntung dapat meningkatkan angka sembuh menjad S = 6,8% maka seperti grafik di bawah ini.

Nilai R berhasil turun jadi 0,977 dan wabah mulai mereda.

Semoga kita semua sehat selalu!

Bagaimana menurut Anda?

Diterbitkan oleh Paman APiQ

Lahir di Tulungagung. Hobi: baca filsafat, berlatih silat, nonton srimulat. Karena Srimulat jarang pentas, diganti dengan baca. Karena berlatih silat berbahaya, diganti badminton. Karena baca filsafat tidak ada masalah, ya lanjut saja. Menyelesaikan pendidikan tinggi di ITB (Institut Teknologi Bandung). Kini bersama keluarga tinggal di Bandung.

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: