Bintang Matematika: Ijinkan Anak Anda Bersinar

Setiap anak terlahir sebagai bintang. Anak Anda adalah bintang matematika. Buku Bintangmatika membantu anak Anda menjadi bintang dalam dirinya. Ijinkan anak Anda bersinar.

Ebook Bintangmatika APiQ: Matematika SD Jadi Asyik | Anak KREATIF + + +  Berprestasi WA 0818 22 0898

Setiap anak berbakat dalam matematika. Setiap anak gemar belajar. Setiap anak gemar bermain. Setiap anak penasaran ingin pengetahuan baru, ingin pengalaman baru, dan ingin petualangan baru. Sayangnya, sistem pendidikan dan fasilitas tidak selalu bisa merawat bakat anak Anda. Anak-anak bisa saja menjadi malas belajar ketika sekolah. Bakat-bakat tersendat oleh jadwal yang padat. Rasa penasaran anak berubah menjadi rasa penat.

Buku kecil “Bintangmatika” ini berusaha mengenalkan matematika menjadi suatu pembelajaran asyik dengan metode apiq. Anda dapat memanfaatkan buku Bintangmatika sejak anak usia 3 tahun (PAUD) sampai SD (kelas 6).

Berikut ini petunjuk ringkas bagi orang tua dan guru agar dapat memanfaatkan buku Bintangmatika secara efektif.

1. Suasana Belajar
2. Fokus Pemahaman dan Aktif
3. Review dan Lanjutan

Berbagai macam dukungan metode apiq untuk pengembangan lebih lanjut Bintangmatika dapat kita akses di pamanapiq.com dan youtube.com/pamanapiq .

1. Suasana Belajar

Suasana belajar adalah faktor paling menentukan suksesnya putra-putri kita belajar matematika sejak usia dini. Karena itu, kita perlu menjamin suasana yang kondusif: ceria, bermain, dan apresiasi.

1.1 Ceria

Kita perlu membawakan bintangmatika dengan suasana ceria. Misalnya sambil bersenandung, tebak-tebakan, dan tertawa ceria. Hindari suasana tegang, hindari ancaman ke anak, hindari memarahi anak – terutama anak yang masih kecil. Apa pun respon anak kita, ajak mereka tertawa ceria bersama.

1.2 Bermain

Ciptakan suasana bermain dalam belajar bintangmatika. Barangkali bisa dengan tebak-tebakan untuk menang-menangan. Usahakan agar setiap anak mendapat kesempatan menang. Dorong anak-anak untuk aktif dengan tanya-jawab. Apa pun jawaban mereka beri nilai positif. Barangkali jawaban terbaik dapat nilai 3, jawaban menengah dapat nilai 2, dan jawaban terendah dapat nilai 1. Nilai-nilai ini dapat saja berupa kelereng, manik, atau benda lainnya agar lebih menarik.

1.3 Apresiasi

Selalu beri apresiasi kepada anak Anda. Selalu beri pujian kepada anak Anda atas kemauan mereka untuk belajar matematika. Hindari memarahi anak Anda. Barangkali seorang anak lupa apa yang sudah dipelajarinya kemarin. Ulangi saja pelajaran itu agar anak Anda ingat. Dan, beri apresiasi kepadanya karena sudah mau mengulanginya.

Apa pun yang terjadi beri apresiasi, beri pujian, kepada Anak Anda. Apalagi, jika anak Anda berhasil maju dalam belajar maka beri lebih banyak apresiasi. Bentuk apresiasi bisa beragam. Dari berupa kata-kata, tepuk tangan, sampai bisa berupa memberi hadiah untuk mereka. Dengan apresiasi, suasana belajar makin ceria.

2. Fokus Pemahaman dan Aktif

Cara paling mudah mengajarkan matematika kepada anak adalah dengan menyuruhnya menghafal angka-angka. Meski mudah, cara menghafal seperti itu salah. Bahkan, bisa menimbulkan banyak masalah. Tentu saja, menghafal matematika tetap diperlukan sampai kadar tertentu dengan diperkuat oleh pemahaman.

2.1 Bukan Hafalan Semata

Konsep dasar bintangmatika adalah membantu anak-anak untuk paham konsep dasar menghitung. Agar anak-anak paham maka kita perlu mengajaknya untuk menghitung banyaknya “bola” atau “bulatan” yang ada pada setiap angka. Bukan sekedar menghafal lambang bilangan atau angka.

Hal yang menakjubkan dari setiap anak adalah mereka pasti mampu menghafal angka 1 sampai 10. Sehingga, jika kita membiasakan untuk menghafalnya dengan menyanyi atau melihat angka maka anak-anak pasti hafal. Sekali lagi, sekedar menghafal adalah tidak cukup. Kita perlu mengajak anak untuk menghitung banyaknya bola dalam setiap angka.

2.2 Menghitung Bola

Aktivitas paling penting adalah ajak anak untuk menghitung bola pada setiap angka. Misal pada angka 3, ajak anak Anda untuk menemukan semua bola. Tentu saja akan mereka temukan 3 bola di sudut-sudut angka.

Lanjutkan dengan membimbing anak Anda untuk menulis angka 3. Bila anak berminat ingin melengkapi dengan 3 bola, pada angka 3 yang ditulisnya, maka ijinkanlah. Tetapi bila hanya berminat menulis angkanya saja maka hal itu sudah baik.

Dalam operasi penjumlahan, misal 3 + 2, ajak anak-anak untuk menghitung seluruh bola yang ada di pojok angka. Mereka akan menemukan 3 bola dan 2 bola sehingga seluruhnya adalah 5 bola sebagai hasil dari penjumlahan. Dengan demikian, anak-anak memahami penjumlahan dan sambil berlatih berulang anak-anak akan hafal juga.

2.3 Aktivitas Mewarnai

Menghitung banyaknya bola adalah proses paling penting untuk membangun pemahaman siswa terhadap konsep matematika. Karena itu, kita bisa mengembangkan beragam variasi cara menghitung bola. Misal, kita bisa mengajak anak-anak untuk mewarnai bola-bola pada angka. Kegiatan mewarnai bola, sekaligus, melatih motorik halus siswa.

Variasi yang lain bisa saja dengan memberi tanda ceklis, silang, coretan atau lainnya terhadap bola yang dihitung. Barangkali beberapa anak menghiasi bola sehingga menjadi gambar bunga. Hal-hal semacam itu bagus untuk motorik halus dan menambah pemahaman siswa terhadap konsep matematika.

2.4 Waspadai Puluhan Belasan

Pada tahap awal, kita perlu fokus mengajarkan anak pada angka 1 sampai 9. Dalam beberapa kesempatan, boleh sampai angka 10.

Tetapi, angka belasan perlu dihindari dan diwaspadai. Karena angka 11, 12, dan sampai 19 adalah angka yang bisa membingungkan setiap anak. Dalam buku Bintangmatika, angka belasan dibahas pada bagian agak akhir. Sehingga, urutan penguasaan angka adalah 1 sampai 10 kemudian melompat ke puluhan 10, 20, 30, dan seterusnya.

Kombinasi puluhan dan satuan akan kita mulai dari 21, 22, dan seterusnya. Jika karena satu dan lain hal, anak-anak berurusan dengan angka belasan maka bahas secara sederhana saja kemudian kembali fokus ke bintangmatika.

2.5 Memudahkan Bukan Mempersulit

Tujuan bintangmatika adalah memudahkan siswa belajar matematika. Sehingga, berbagai metode yang memudahkan siswa bisa digunakan. Sementara, beragam metode lain, yang menyulitkan siswa perlu dihindari.

Contoh memudahkan:

20 + 3 = …

Jawabannya adalah 23. Jawaban ini memudahkan siswa. Maka boleh digunakan. Buku bintangmatika memberi berbagai macam contoh yang memudahkan seperti di atas.

Contoh menyulitkan (dan perlu dihindari):

23 = … + …

Jawabannya bisa saja 20 + 3 atau bisa juga 2 puluhan + 3 satuan. Tetapi jawaban seperti ini adalah menyulitkan siswa. Sehingga, kita perlu menghindari jawaban (dan soal) seperti di atas. Soal-soal yang menyulitkan seperti ini hanya bisa dibahas ketika anak-anak sudah cukup umur dan mahir.

Bintangmatika fokus untuk memudahkan siswa memahami konsep matematika. Mari kita permudah anak-anak menguasai matematika.

3. Review dan Lanjutan

Saya menulis Bintangmatika dalam beberapa edisi mulai dari yang paling dasar sampai tingkat mahir. Anda bisa memanfaatkan buku Bintangmatika sesuai kebutuhan putra-putri Anda.

3.1 Bintangmatika Dasar

Teridiri dari 3 jilid yang bisa kita ajarkan untuk anak usia dini. Bagi siswa yang sudah besar namun perlu pemahaman dasar dalam berhitung juga bisa memanfaatkan Bintangmatika Dasar ini.

Jilid 1 diperuntukkan belajar matematika paling dasar. Bisa digunakan untuk anak PAUD, TK, dan SD kelas 1. Jilid 1 memulai dengan menghitung 1, 2, sampai 9. Operasi penjumlahan sederhana mulai dikenalkan.

Dilanjutkan berhitung dengan puluhan 10, 20, 30, dan 60. Kombinasi puluhan dan satuan dibahas mulai dari 20 + 1 = 21. Sedangkan belasan 11, 12, sampai 19 dihindari pada tahap awal ini.

Jilid 2 menyiapkan belajar matematika untuk siswa TK dan SD kelas 1 sebagai lanjutan jilid 1. Sementara, siswa PAUD tidak harus mempelajari jilid 2. Siswa PAUD cukup sampai jilid 1 kecuali siswa yang memiliki minat dan bakat khusus.

Jilid 2 melanjutkan jilid 1 dengan melengkapi kemampuan berhitung puluhan sampai 90. Dan lebih mahir kombinasi puluhan dan satuan sampai 90 + 9 = 99.

Kita juga mulai mengenalkan penjumlahan dua digit sederhana seperti 21 + 23 = 44. Tidak ada proses menyimpan – sengaja kita hindari pada tahap ini.

Pada bagian akhir, setelah siswa cukup paham dasar-dasar, kita mulai megenalkan konsep bilangan belasan secara singkat 11, 12, sampai 19. Saya mengusulkan membaca angka 11 sebagai sepuluh satu yang sama artinya dengan sebelas. Begitu juga seterusnya, sepuluh dua sama artinya dengan dua belas. Ijinkan anak-anak menggunakan kedua istilah, sebelas dan sepuluh satu, secara fleksibel.

Jilid 3 adalah jilid terakhir merupakan lanjutan dari jilid 2 diperuntukkan siswa TK B dan SD kelas 1. Untuk siswa PAUD dan TK A tidak harus belajar jilid 3 kecuali bagi siswa yang memiliki minat dan bakat khusus.

Siswa akan diajak makin mahir menghitung satuan dan puluhan. Sampai akhirnya bertemu dengan bilangan 100, yang merupakan awal dari ratusan.

Anak-anak akan dengan mudah mengenali,

100 + 20 + 3 = 123.

Selanjutnya anak-anak berpetualang dengan penjumlahan ratusan sampai, 500 + 400 = 900.

Di bagian akhir, anak akan berlatih perkalian sederhana. Perkalian sampai ratusan ini terasa mudah saja bagi anak-anak. Sehingga, diharapkan, anak-anak makin penasaran untuk terus belajar matematika.

3.2 Bintangmatika Utama

Bintangmatika Utama terdiri dari 4 jilid: P, Q, R, dan S. Jilid P adalah paling dasar bisa dipelajari oleh siswa SD kelas 1 atau bahkan siswa TK. Berturut-turut Q, R, dan S adalah jilid lanjutannya. Di mana jilid S adalah Bintangmatika yang setara dengan pelajaran siswa SD kelas 6.

Bintangmatika Utama ini membahas matematika secara luas meliputi berhitung dasar, aritmetika, ilmu ukur geometri termasuk lingkaran dan segitiga. Dan, juga membahas aljabar. Trik-trik berhitung cepat metode apiq dengan jurus 7 detik bertaburan dalam Bintangmatika Utama.

3.3 Bintang Matematika Mahir

Bintang matematika Mahir adalah buku matematika yang bersifat umum dan bersifat narasi. Di antaranya adalah APIQ UTAMA dan Kecil-Kecil Jago Matematika adalah buku matematika kreatif untuk tingkat SD.

Math Einstein dan Quick Count adalah buku matematika cepat untuk tingkat SMP. Sedangkan, TOP UPDATE SMA adalah buku matematika untuk tingkat SMA yang kaya akan trik 7 detik matematika cepat.

Sukses selalu untuk kita semua.

Diterbitkan oleh Paman APiQ

Lahir di Tulungagung. Hobi: baca filsafat, berlatih silat, nonton srimulat. Karena Srimulat jarang pentas, diganti dengan baca. Karena berlatih silat berbahaya, diganti badminton. Karena baca filsafat tidak ada masalah, ya lanjut saja. Menyelesaikan pendidikan tinggi di ITB (Institut Teknologi Bandung). Kini bersama keluarga tinggal di Bandung.

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: