“Jadi kesimpulannya apa?” tanya pimpinan.
“Pertanyaan bodoh!” gumam seniman dalam hati yang kemudian ia ucapkan dengan lantang di depan umum disaksikan puluhan pimpinan lainnya.

Saya pikir mudah saja untuk membuat kesimpulan seperti usul pimpinan. Saya mendukung sikap pimpinan. Setelah dipikir agak lama, benar juga sikap seniman itu.
1. Performa
2. Perjalanan
3. Diskusi
Dari sisi performa, sukses, dan produktivitas maka kesimpulan adalah paling penting. Dari aspek seni, proses apresiasi seni dari awal sampai akhir adalah yang utama. Ketika menonton film (movie) durasi 2 jam, saya tidak mau diberitahu kesimpulan akhirnya di awal. Nonton menjadi seru ketika kita tidak tahu hasil akhirnya. Begitu juga ketika ketiduran tidak sempat nonton langsung final piala dunia. Saya tidak mau ada berita tentang siapa juaranya. Saya ingin nonton siaran ulang seakan-akan itu siaran langsung yang belum ada hasil akhir. Seluruh perjalanan adalah penting.
1. Performa
Ketika berada di dunia efisiensi: hasil akhir paling penting; mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya dalam waktu sesingkat-singkatnya. Sehingga membuat kesimpulan menjadi paling penting.
“Coba kamu ringkas dalam 1 paragraf singkat!”
Performa mengejar efisiensi.
2. Perjalanan
3. Diskusi
