Pak Iwan (sudah tua): Dusta mana lagi yang kamu nikmati?Damar (anak muda): Maaf, saya tidak mengerti maksudnya Pak Iwan. Pak Iwan: Dusta besar adalah dusta bahasa.Damar (berpikir lama): Dusta tentang fakta adalah dusta biasa. Pak Iwan: Coba temukan contohnya.Damar: Londo ireng, bajingan, ndasmu, antek-antek asing. Pak Iwan: Mengapa bisa begitu?Damar: Tidak jelas apa faktanya tetapi …
Arsip Bulanan:Juli 2026
Continuum Hypothesis (CH): Mengapa Bisa Independen
CH menjadi enigma sejak awal dirumuskan oleh Cantor sekitar seabad yang lalu. Cantor berharap CH bernilai benar atau konsisten terhadap sistem matematika. Godel berhasil membuktikan CH konsisten terhadap ZFC (matematika paling umum) pada 1940an. Cohen berhasil membuktikan negasi CH juga konsisten terhadap ZFC. Matematika, yaitu ZFC, tidak bisa memutuskan apakah CH benar atau negasi CH. …
Lanjutkan membaca “Continuum Hypothesis (CH): Mengapa Bisa Independen”
Meyakini Narkoba AI
AI sangat berguna sampai memabukkan! AI (akal imitasi – artificial intelligence) lebih mirip dengan narkoba ketimbang air, vitamin, kopi, atau pun racun. Setelah bertahun-tahun eksperimen dengan AI maka saya lebih yakin AI sebagai narkoba. Semisal obat bius, narkoba sangat berguna di tangan dokter spesialis bedah. Tetapi narkoba sangat bahaya ketika dikonsumsi remaja sembarangan. 1. Fondasi …
Hikmah Eksistensial MBG
MBG (Makan Bergizi Gratis) adalah program pemerintah Indonesia yang luar biasa dahsyat. Ia memberi makan gratis bagi seluruh jutaan siswa di Indonesia, kepada ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, dan lainnya. Ia juga menjadikan pelaksana kaya raya; pemilik dapur SPPG dikabarkan mendapat untung 6 juta rupiah per hari atau sekitar 200 juta rupiah tiap bulan. …
Epilog 4
Berlanjut ke epilog 4 setelah epilog 3. 1. Bersama AI Memahami Ittisal-Ittihad2. Nadiem Bebas dari Vonis 10 Tahun3. Adil Makmur untuk Seluruh Rakyat4. Mewaspadai AI dan Ketidaksadaran5. Kesimpulan itu tidak Penting6. Filsafat Sains Non Ideal7. Way of Science: Buku Cetak yang Indah8. Diperkuda Teknologi9. Buku Cetak Way of Science10. Hak Veto sebagai Demokrasi Sejati 11. …
Bersama Marx Tua Menatap Kapitalisme
“Yang penting cuan” kita sering mendengar itu di mana-mana. Pilih sekolah yang bagus, lulus, kerja dapat uang banyak lalu hidup enak; itu semacam cita-cita ideal bagi mereka yang ditindas kapitalisme tanpa sadar – atau penuh sadar. Sungguh ironis kan!? Karl Marx adalah kritikus tajam terhadap kapitalisme. Saito adalah filsuf muda asal Jepang yang kini menghidupkan …
Telah Terbit: Way of Science
Untuk mendapatkan buku cetak silakan kontak penerbit ITB Press. Prolog: Filsafat Sains sebagai Way of Life Pada tanggal 29 Mei 1919, dunia menyaksikan gerhana matahari total yang mengubah wajah sains modern. Bukan karena fenomena astronomis itu sendiri—gerhana telah terjadi ribuan kali sepanjang sejarah—melainkan karena momen tersebut menjadi arena pengujian kritis terhadap teori relativitas umum Einstein. …
Logika: Nyata Makin Berguna
Ketika logika terkubur dalam tumpukan media sosial yang dijejali AI justru logika tumbuh makin nyata penuh guna. Di tengah kepungan teknologi digital itu, pendekatan logika modern yang ketat mengantar Russell merumuskan GBT: general barriers theorem; sebuah teorema yang menyatakan ada lima penghalang (barrier) menghambat setiap orang untuk mengambil kesimpulan. Penghalang logika ini bukan cacat melainkan …
AI dan Peran Pendidik: Substitusi atau Sinergi?
Baru terbit buku kami AI dan Peran Pendidik: Substitusi atau Sinergi? Buku penting ini menegaskan pertanyaan sangat mendalam: terjadi substitusi atau sinergi? Apakah AI (akal imitasi – artificial intelligence) akan menggantikan peran guru? Akankah terjadi pemecatan besar-besaran terhadap guru di seluruh dunia? Para siswa cukup belajar melalui AI? Ataukah justru peran guru makin penting ketika …
Lanjutkan membaca “AI dan Peran Pendidik: Substitusi atau Sinergi?”
Nadiem Bebas dari Vonis 10 Tahun
Pikiran dari Pak Iwan ketika dialog dengan Damar adalah sikap paling tepat terhadap Nadiem. Meski tidak mudah bagi Pak Iwan, Damar, mau pun kita sebagai pembaca untuk memahaminya. Damar (anak muda): Apakah Nadiem bersalah? Pak Iwan (sudah tua): Bersalah. Damar: Apakah adil vonis penjara 10 tahun plus denda itu? Pak Iwan: Tidak adil. Damar: Yang …
