Tidak ada kutipan karena ini adalah pos yang dilindungi password.
Author Archives: Paman APiQ
Anugerah Artificial Intelligence AI
AI atau kecerdasan buatan adalah anugerah yang besar bagi umat manusia. Di saat yang sama, AI bisa menjadi bencana super besar bagi manusia. Bagaimana bisa seperti itu? 1. Tugas Cepat Selesai2. Tanpa Debat Tanpa Repot3. Lebih Ngeri dari Bom Atom Bahkan resiko bahaya AI lebih buruk dari Bom atom yang menghancurkan Hiroshima-Nagasaki; dan, tetap mengancam …
Pendidikan Nasional Masih Relevan?
Mengapa bertanya relevansi pendidikan nasional. Tentu saja, pendidikan nasional masih relevan. Buktinya, kita memiliki menteri pendidikan. Dengan demikian, presiden kita adalah presiden pendidikan. Ki Hajar Dewantara mengajarkan filosofi pendikan: Ing ngarso sung tulodhoIng madyo mangun karsoTut wuri handayani. Di depan, jadilah teladan. Di lapangan, wujudkan impian. Di belakang, berdayakanlah. Pendidikan nasional bertujuan membangun manusia seutuhnya: …
Kesadaran Makna Sejarah
Deskripsi, Problem, dan Solusi dari Masa ke Masa Abstrak Mengapa manusia memiliki kesadaran? Mengapa Anda sadar? Apakah benda-benda di alam semesta juga sadar? Problem tentang kesadaran sudah menghantui sains dan filsafat modern berabad-abad. Sampai saat ini, kita belum menemukan solusi tuntas. Di sisi lain, mesin cerdas misal AI, tampak menunjukkan ciri-ciri kesadaran. Pada tulisan ini, …
Spekulasi: Keunggulan dan Kerugian
Kita pasti berhadapan dengan spekulasi. Bisa saja orang lain spekulasi, lalu, kita menanggung resiko; atau, bisa juga, kita berada dalam situasi, terpaksa harus spekulasi. Apakah spekulasi itu baik? Kita berhadapan dengan kata “spekulasi” yang maknanya bisa saling kontradiksi; bisa bermakna sangat buruk; bisa sangat baik; bisa juga biasa-biasa saja. But the origins of speculate lie …
Mudik ke Udik Futuristik
Mengapa mudik selalu membahagiakan? Mengapa mudik selalu meriah tiap tahun? Mengapa mudik makin asyik? Karena dengan mudik, kita mengenang masa-masa indah masa lalu. Pesona nostalgia begitu menggoda. Nostalgia bertemu orang tua; bertemu orang yang dicinta; dan bertemu sahabat-sahabat lama; betapa bahagia. Tetapi pesona bahagia mudik bukan karena nostalgia masa lalu; melainkan, mudik menjadi penuh pesona …
Anugerah Sejarah
Sejarah berlimpah hikmah. Orang yang belajar sejarah memperoleh butiran-butiran permata hikmah. Mereka yang tidak mau belajar dari sejarah akan dipaksa mengulangi kesalahan sejarah; dalam beragam variasi sejarah; dalam beragam makna sejarah. Tetapi, bagaimana cara kita belajar dari sejarah? Agar memperoleh sekarung hikmah? Dalam buku “7 Pintu Anugerah,” saya menempatkan tema sejarah sebagai pintu ke-7; pintu …
Anugerah Urip
Hidup ini penuh bahagia; penuh makna; penuh pesona. Kadang kala, hidup terasa bagai derita; walau sementara. Kemudian, derita berubah menjadi bahagia. Bagaimana bisa berubah menjadi bahagia? Karena “urip iku urup” – hidup itu menyala. Dalam buku “7 Pintu Anugerah,” saya menempatkan prinsip “urip iku urup” sebagai pintu ke-6; hampir terakhir. Ajaran dari leluhur ini menyimpan …
Problem Deduksi vs Problem Induksi
Metode berpikir deduksi dan induksi membantu kita lebih mudah untuk mengambil kesimpulan. Deduksi, kita mulai dari prinsip umum kemudian menarik kesimpulan khusus. “Setiap sapi yang sehat maka berkaki empat.” Dan, “Siputih adalah sapi yang sehat.” Kesimpulan, melalui deduksi, “Siputih berkaki empat.” Deduksi adalah valid. Sedangkan berpikir induksi bergerak pada arah sebaliknya; dari beberapa pengamatan khusus, …
Psikologi Agama Era Sekular
Kita berada di era sekular. Meski proses sekularisasi hanya terjadi di Barat; itu pun hanya sebagian dari Barat; tetapi, dampak sekularisasi kita rasakan sampai di sini; di Timur. Secara psikologis, kehidupan agama di masa kini menjadi berbeda dengan masa lalu; karena agama berproses, di era sekular, menjadi makin kompleks. Bagaimana perkembangan, atau kemunduran, agama di …
