Kesimpulan itu Tidak Penting

“Jadi kesimpulannya apa?” tanya pimpinan. “Pertanyaan bodoh!” gumam seniman dalam hati yang kemudian ia ucapkan dengan lantang di depan umum disaksikan puluhan pimpinan lainnya. Saya pikir mudah saja untuk membuat kesimpulan seperti usul pimpinan. Saya mendukung sikap pimpinan. Setelah dipikir agak lama, benar juga sikap seniman itu. 1. Performa2. Perjalanan3. Diskusi Dari sisi performa, sukses, …

Filsafat Sains Non Ideal: Apa Menariknya?

Saya tidak tertarik dengan teori non ideal. Saya juga tidak tertarik dengan filsafat non ideal. Tapi, itu adalah dulu. Sekarang, berubah: saya menemukan beberapa hal yang menarik dari filsafat sains non ideal. Meski saya masih terus berpikir: apa istilah yang lebih tepat sebagai alternatif non ideal? Saya bolak-balik membaca buku Engelhardt: Non Ideal Theory. Makin …

Way of Science: Buku Cetak yang Indah

Filsafat Sains Kontemporersebagai Way of Life Menghadapi AI Saya menerima satu buku cetak Way of Science yang sangat indah terbitan ITB Press. Buku ini adalah dumi (satu contoh untuk dikoreksi oleh penulis kemudian diterbitkan secara resmi). Jujur saja, saya terpesona dengan keindahan desain sampul, pemilihan huruf, ukuran halaman besar (tidak terlalu besar), dan cukup tebal …

Diperkuda Teknologi: AI Menunggangi Manusia

Kita sudah biasa menggunakan teknologi. Tetapi teknologi AI bisa justru menunggangi manusia; AI menggunakan manusia; terbalik dari teknologi biasa. Bayangkan Anda menonton video pendek, skrol, terus-menerus sampai 2 jam. Mana video pendeknya bila sampai 2 jam? Saat itu Anda sedang digunakan oleh AI (artificial intelligence – akal imitasi) untuk meningkatkan efisiensi perusahaan menghasilkan uang; meningkatkan …

Buku Cetak Way of Science: ITB Press

Segera terbit oleh ITB Press buku kami berjudul Way of Science. Kata Pengantar Buku Way of Science ini hadir sebagai upaya untuk berbagi pencerahan mengenai filsafat sains kontemporer kepada para pecinta ilmu, sains, dan teknologi yang menjadikan pengetahuan sebagai bagian utama dari jalan hidup. Secara umum, buku ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi semua kalangan …

Hak Veto sebagai Demokrasi Sejati

Demokrasi sering dianggap berupa pemilu untuk mendapatkan suara terbanyak, musyawarah untuk mufakat, atau negosiasi untuk menyusun konstitusi. Tetapi hakikat demokrasi justru ada pada pengembangan hak veto bagi setiap warga. Contoh hak veto ada di dewan keamanan PBB. Sayangnya, PBB adalah contoh veto yang buruk. Sementara, demokrasi sejati menuntut hak veto yang baik bagi setiap warga. …

Kompleksitas Gradasi Realitas

Realitas memang kompleks. Wajar saja, kita ingin membuatnya sederhana agar mudah dicerna. Penyederhanaan ini tentu saja berbeda dengan kompleksitas realitas. Matematika adalah sebentuk penyederhanaan paling hebat. AI (akal imitasi – artificial intelligence) adalah penyederhanaan berupa teknologi yang paling bisa memikat hati. Semua penyederhanaan itu tampak masih jauh beda dengan kompleksitas realitas. Adakah yang paling dekat …

Peduli: Mengubah Masa Lalu

Apakah kita bisa mengubah masa lalu? Bisa! Bukan sulap, bukan sihir. Aku ada yang traktir. Spontan jadi mikir. Benarkah bisa mengubah masa lalu sejak lahir? Tanda tanya justru deras mengalir. Umumnya orang yakin bahwa kita bisa mengubah masa depan tetapi tidak bisa mengubah masa lalu. Kali ini kita akan diskusi bahwa kita bisa mengubah masa …

Kata yang Tak Bisa Dikatakan

“Aku cinta kamu lebih dari semua kata-kata.”“Cintaku tak bisa diungkapkan dengan kata.”“Speechless. Tak bisa dikatakan lagi.” Dalam situasi yang mengerikan juga sering terjadi. “Penderitaan warga Palestina tidak bisa diungkapkan dengan kata.”“Penderitaan hidupku tak terlukiskan oleh kata.” Situasi bisa saja netral. “Realitas di lapangan tidak bisa diwakili oleh kata-kata.” Jadi apa manfaat kata? Apa manfaat bahasa? …

Beban Teknologi AI: Aku Bukan Robot

Saya senang sekali membaca buku I am not a Robot. Penulis eksperimen hidup 1 tahun (365 hari) bersama AI (artificial intelligence – akal imitasi). Buku itu adalah laporan pengalaman hidupnya bersama AI. Stern menceritakan manis pahitnya bersama AI. Tetapi saya merasa, ia masih menyembunyikan sesuatu. Karena itu, saya mengejarnya. 1. Beban Tersembunyi2. Beban Berbahaya3. Diskusi3.1 …